- Ekspansi Strategis: Bank INA resmi buka KCP di Summarecon Bekasi untuk optimalkan layanan.
- Layanan Lengkap: Tersedia produk Tabina Bisnis, Giro, hingga KPR dengan bunga kompetitif.
- Digitalisasi: Akses perbankan makin mudah lewat aplikasi Binadigital untuk berbagai transaksi.
Suara.com - PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) terus tancap gas memperluas jangkauan layanannya. Terbaru, bank yang merupakan bagian dari ekosistem Salim Group ini meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Summarecon Bekasi yang berlokasi strategis di Komplek Crystal Boulevard.
Kehadiran kantor baru ini bukan sekadar ekspansi biasa, melainkan langkah strategis perusahaan untuk mengoptimalkan pelayanan melalui relokasi dari KCP Galaxi. Dengan peresmian ini, Bank INA kini tercatat memiliki 58 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Bank INA, Henry Koenaifi, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di jantung bisnis Bekasi ini bertujuan agar layanan perbankan makin dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha.
"Relokasi ke kawasan Summarecon Bekasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan untuk memberikan akses layanan keuangan yang lebih strategis dan representatif," ujar Henry dalam keterangan tertulisnya.
Di KCP terbaru ini, Bank INA membawa amunisi produk unggulan untuk memanjakan warga Bekasi. Bagi para pelaku usaha, tersedia produk Tabina Bisnis dan Giro yang menawarkan bunga kompetitif serta kemudahan transaksi harian untuk mendukung operasional bisnis.
Tak hanya urusan bisnis, Bank INA juga mengincar segmen konsumer lewat produk KPR Bank INA. Produk ini menawarkan bunga yang sangat kompetitif dengan proses yang diklaim mudah dan cepat, cocok bagi masyarakat yang sedang mengincar hunian di kawasan berkembang seperti Bekasi.
Sejalan dengan tren perbankan masa kini, Bank INA tidak melupakan aspek teknologi. Melalui aplikasi Binadigital, nasabah bisa melakukan pembukaan rekening secara online tanpa perlu repot.
"Dengan berada di jantung kawasan bisnis dan hunian yang berkembang pesat, Bank INA ingin memastikan setiap solusi keuangan dapat diakses dengan lebih nyaman," pungkas Henry.
Baca Juga: Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong