"Bagaimana caranya Bonek itu tetap pada porsinya mendukung Persebaya menjaga nama Persebaya menjaga nama baik Surabaya dan Bonek itu sendiri, bukan merusak nama baik Persebaya dan boneknya. Pemerintah fasilitasi itu bagaimana ke depannya agar lebih baik," terang Husin.
Soal kejadian di Semarang, Husin mengatakan jika kejadian itu di luar jangkauan para Bonek di Surabaya.
"Itu di luar jangkauan kami karena pihak panpel sekarang kan atau dari pihak keamanan tidak memberikan izin teman-teman Tribun juga tidak memberangkatkan karena belum ada izin dari pihak Semarang, makanya kami atas kejadian itu berinisiatif bertemu dengan semua Tribun dan diterima oleh pihak walikota," ungkapnya.
Saat ini, Pemkot Surabaya dan para Bonek berencana akan membuat organisasi dengan berbadan hukum, layaknya yang ada di Inggris.
"Itu sebenarnya masih wacana, berbadan hukum karena sesuai UU nomor 11 tahun 2022 nomor 54, suporter harus Ini masih dikaji sama temen-temen. Bentuknya apa, apa perlu pembuatan badan hukum itu sendiri untuk suporter Bonek. Masih dikaji lebih dalam," ujarnya.
Saat ini, para Bonek nantinya akan berkumpul, dan membicarakan soal badan hukum, karena bisa dipastikan ada pro-kontra di dalam kubu Bonek Mania.
"Pasti pro kontra karena di dalam Bonek ada yang ingin lebih baik, ada yang ingin tetap adanya. Kita menghormati itu, kita belum ingin bahas itu karena kita kembalikan kepada internal masing-masing," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Hantam Pohon Tabebuya, Remaja Madiun Tewas Terhempas ke Dalam Telaga Ngebel
-
7 Parfum Aroma Bunga yang Segar untuk Cuaca Panas, dari Produk Lokal sampai Branded
-
Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu: Kemiskinan Tak Selamanya Mematikan Harapan
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Rahasia Performa Mesin Kawasaki Kini Tersedia di Toko Online Resmi
-
Lebih dari Sekadar Sehat, Kini Nutrisi Tubuh Bisa Dipantau dengan Data Secara Akurat
-
Mitos Sekolah Negeri Gratis: Menakar Hidden Cost di Balik Label Favorit
-
Vivo Y6 5G Resmi Meluncur, Bawa Snapdragon 4 Gen 2, Baterai 7200mAh dan Fitur Lampu Unik
-
Daycare Little Aresha Punya Siapa? Disorot Terkait Dugaan Kekerasan pada Anak