/
Selasa, 14 Februari 2023 | 17:31 WIB
Bonek Mania suporter Persebaya Surabaya (Suara.com)

"Bagaimana caranya Bonek itu tetap pada porsinya mendukung Persebaya menjaga nama Persebaya menjaga nama baik Surabaya dan Bonek itu sendiri, bukan merusak nama baik Persebaya dan boneknya. Pemerintah fasilitasi itu bagaimana ke depannya agar lebih baik," terang Husin.

Soal kejadian di Semarang, Husin mengatakan jika kejadian itu di luar jangkauan para Bonek di Surabaya.

"Itu di luar jangkauan kami karena pihak panpel sekarang kan atau dari pihak keamanan tidak memberikan izin teman-teman Tribun juga tidak memberangkatkan karena belum ada izin dari pihak Semarang, makanya kami atas kejadian itu berinisiatif bertemu dengan semua Tribun dan diterima oleh pihak walikota," ungkapnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya dan para Bonek berencana akan membuat organisasi dengan berbadan hukum, layaknya yang ada di Inggris.

"Itu sebenarnya masih wacana, berbadan hukum karena sesuai UU nomor 11 tahun 2022 nomor 54, suporter harus  Ini masih dikaji sama temen-temen. Bentuknya apa, apa perlu pembuatan badan hukum itu sendiri untuk suporter Bonek. Masih dikaji lebih dalam," ujarnya.

Saat ini, para Bonek nantinya akan berkumpul, dan membicarakan soal badan hukum, karena bisa dipastikan ada pro-kontra di dalam kubu Bonek Mania.

"Pasti pro kontra karena di dalam Bonek ada yang ingin lebih baik, ada yang ingin tetap adanya. Kita menghormati itu, kita belum ingin bahas itu karena kita kembalikan kepada internal masing-masing," katanya.

Load More