- Nu Skin meluncurkan perangkat pintar Prysm iO pada tahun 2026 untuk mengukur tingkat karotenoid tubuh secara personal.
- Teknologi ini memungkinkan pengguna memantau status nutrisi melalui pemindaian jari yang cepat tanpa prosedur laboratorium medis.
- Hasil pengukuran terintegrasi dengan aplikasi untuk memberikan rekomendasi gaya hidup serta produk nutrisi yang sesuai kebutuhan.
Suara.com - Di era modern seperti sekarang, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat. Banyak orang mulai memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, hingga mengonsumsi berbagai suplemen.
Namun, satu pertanyaan penting sering kali terlewat: apakah semua upaya tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi tubuh? Masalah utama dalam menjaga kesehatan saat ini bukan hanya soal niat, tetapi juga soal akurasi.
Tanpa data yang jelas, seseorang sulit mengetahui apakah nutrisi yang dikonsumsi sudah cukup, kurang, atau bahkan berlebihan. Di sinilah teknologi mulai memainkan peran penting, membantu manusia memahami kondisi tubuhnya secara lebih personal dan terukur.
Menjawab kebutuhan tersebut, Nu Skin menghadirkan inovasi berupa Prysm iO pada tahun 2026. Perangkat pintar ini dijelaskan Shelly Hester selaku Director of Global Research & Development memungkinkan pengguna mengukur tingkat karotenoid pada kulit, yang menjadi indikator penting kondisi nutrisi tubuh hanya dalam waktu 15 detik.
Caranya pun sangat sederhana, cukup dengan menempelkan jari pada sensor, tanpa jarum, tanpa tes laboratorium, dan tanpa prosedur rumit.
Hasil pengukuran langsung terhubung dengan aplikasi, memberikan skor nutrisi sekaligus rekomendasi praktis untuk memperbaiki pola makan dan gaya hidup. Dengan pendekatan ini, menjaga kesehatan tidak lagi bersifat “kira-kira”, melainkan berbasis data yang jelas dan mudah dipahami.
"Menariknya, Prysm iO tidak hanya dirancang untuk penggunaan individu. Perangkat ini juga bisa digunakan untuk memantau kondisi nutrisi keluarga dan orang terdekat. Hal ini menjadikan teknologi tersebut sebagai jembatan untuk membangun gaya hidup sehat secara kolektif, bukan hanya personal," jelas dia.
Lebih jauh lagi, ekosistem Prysm iO terintegrasi dengan berbagai produk nutrisi yang telah diformulasikan secara ilmiah, seperti Pharmanex Lifepak, Beauty Collagen Plus Lutein & Lipowheat Oil, G3, hingga ageLOC Y-Span. Kombinasi antara data dan nutrisi ini membantu pengguna mengambil keputusan yang lebih tepat dalam memenuhi kebutuhan tubuhnya.
Dalam konteks gaya hidup modern yang serba cepat, solusi seperti ini menjadi semakin relevan. Banyak orang tidak memiliki waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga kehadiran teknologi yang praktis dan cepat menjadi nilai tambah yang signifikan.
Baca Juga: Dari Anak Tanpa Vaksin ke Lonjakan Pasien Cuci Darah: Rantai Krisis Kesehatan yang Terabaikan?
"Prysm iO hadir sebagai mitra kesehatan personal sekaligus jembatan menuju kehidupan yang lebih baik, sehat, berdaya, dan penuh peluang, bagi siapa pun yang ingin mengambil kendali atas hidupnya,” tambah dia.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kesehatan di era modern bukan lagi sekadar tentang menghindari penyakit, tetapi tentang bagaimana setiap individu dapat memahami tubuhnya sendiri dan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi yang akurat.
Pada akhirnya, gaya hidup sehat bukan hanya tren, melainkan kebutuhan. Dengan dukungan teknologi seperti Prysm iO, masyarakat kini memiliki alat yang lebih cerdas untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil, baik dalam pola makan maupun kebiasaan sehari-hari benar-benar membawa dampak positif bagi kesehatan jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Daycare Little Aresha Punya Siapa? Disorot Terkait Dugaan Kekerasan pada Anak
-
AC yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan AC Hemat Listrik untuk Jangka Panjang
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup
-
Sunscreen Merek Apa yang Tidak Lengket di Wajah? Ini 5 Produk yang Cepat Meresap
-
5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung