/
Jum'at, 17 Februari 2023 | 21:13 WIB
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irean Anwar usai pertandingan PSIS Semarang melawan Persis Solo di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (17/2/2023). (ANTARA/ I.C.Senjaya)

Polisi sempat melepaskan tembakan gas air mata saat mengamankan ribuan suporter yang nekat mendatangai Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (17/2/2023).

Suporter PSIS Semarang memaksa datang ke stadion untuk menyaksikan laga lanjutan pekan ke-25 BRI Liga 1 2022/2023.

Padahal, pihak keamanan sedari awal mengeluarkan surat rekomendasi jika laga lanjutan pekan ke-25 BRI Liga 1 2022/2023 itu berlangsung tanpa penonton.

Namun, ribuan pendukung PSIS tetap nekat datang ke Stadion Jatidiri.

Mereka tidak diperkenankan masuk ke komplek Stadion milik Provinsi Jawa Tengah tersebut dan dihalau aparat keamanan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyebut polisi menembakkan gas air mata dilakukan usai gagal melakukan upaya persuasif.

"Bahkan saat massa mulai melempari petugas, tetap kami peringatkan secara lisan untuk membubarkan diri," kata Irwan Anwar dilansir dari ANTARA.

Ia menjelaskan kericuhan antara polisi dan pendukung PSIS Semarang terjadi di luar Pintu Gerbang Stadion Jatidiri.

Menurut dia, massa memaksa masuk ke dalam stadion untuk menyaksikan pertandingan yang digelar tanpa penonton tersebut.

Baca Juga: Masinton Sebut PDIP Tutup Pintu Berkoalisi dengan Koalisi Perubahan, Jubir Demokrat: Tidak Perlu Alergi!

Irwan memastikan lebih dari seribu pendukung PSIS yang datang ke stadion itu tidak satu pun yang memiliki tiket.

Tindakan tegas, kata dia, dilakukan petugas sesuai dengan tahapan pengamanan yang dilakukan.

Ia menuturkan alasan kepolisian merekomendasikan pertandingan ini tanpa penonton didasari atas sejarah pertemuan kedua tim.

Dulu, lanjut dia, saat PSIS bermain di Solo terjadi penyerangan terhadap penonton asal Semarang saat kembali pulang.

Hal tersebut, kata dia, diduga akan menjadi pemicu aksi balasan saat penonton asal Solo datang ke Semarang.

Selain itu, menurut dia, hasil evaluasi pertandingan antara PSIS melawan Persib Bandung menjadi pertimbangan pemberian rekomendasi keamanan.

"Saat melawan Persib, pintu stadion ini dibobol adik-adik penonton Semarang," katanya.

Berbagai pertimbangan tersebut, kata dia, menjadi alasan penyekatan terhadap pendukung PSIS yang datang ke stadion.

Sebelumnya, ricuh antara pendukung PSIS Semarang dengan personel kepolisian terjadi di depan Stadion Jatidiri Semarang saat laga melawan Persis Solo.

Load More