Suara Joglo - Usai menjalani operasi pasca-pendarahan otak, kondisi kesehatan Indra Bekti memang belum sepenuhnya pulih. Hingga saat ini, ia masih harus menjalani sejumlah perawatan.
Bahkan, selain berimbas pada penglihatan, Indra Bekti membenarkan bahwa dirinya memang acap kali lupa dengan kegiatan yang baru saja ia lakukan.
Sehingga, ia membutuhkan rekan-rekan teredekatnya untuk mengingatkan hal-hal yang baru ia kerjakan.
“Yang baru aja, mungkin habis ini nih selesai nih, ya terus aku ‘tadi ngapain aja ya Roy?’ padahal baru tadi gitu,” ujar Indra Bekti dikutip dari unggahan @js_jhosu, Kamis (2/3/2023).
Lebih lanjut, presenter 45 tahun itu mengaku pusing ketika memaksa dirinya untuk mengingat hal-hal tersebut.
Tak sampai di situ, manager Indra Bekti, Roy, juga mengungkapkan bahwa Bekti memang lebih mudah marah-marah.
“Ya, karena dokternya sempet bilang, saya juga nanya gitu, Dok efek ini nanti impact-nya apa buat Bekti?” ujar Roy.
Dokter menyebutkan bahwa kemungkinan pasca pecahnya pembuluh darah pada itu adalah terganggunya saraf temperamen dan saraf motivasi.
“Cuman sebelum kita ketahuan matanya waktu itu, ya. Dokter udah bilang waktu itu, ‘ini kena pembuluh darah sebelah kiri jadinya itu akan kena ke saraf temperamen dan syaraf motivasi,” ungkap Roy.
Baca Juga: Geblek Pari Nanggulan, Kuliner Pinggir Sawah yang Wajib Kamu Coba!
Hal itulah yang disebut Roy menjadi penyebab Indra Bekti acap kali marah-marah.
“Kalau nggak dikasih makan dia pasti marah-marah. Jadi, sekarang otaknya maunya mah makaaan aja, lapeeer aja,” imbunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Update Investigasi Kecelakaan Maut Kereta Api Bekasi: KNKT Ungkap Peran 'Black Box' Taksi Listrik
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Ayu Aulia Ngaku Ridwan Kamil yang Menghamilinya, Netizen Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
Kasus Nadiem Makarim Bisa Jadi Alarm Bahaya bagi Profesional yang Ingin Mengabdi pada Negara
-
15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?