Suara Joglo - Dalam kasus pria eksibisionis atau pamer kelamin di Ngawi ini terungkap fakta mengejutkan. Pras (35), warga Kecamatan Paron, itu membuat pengakuan soal motif perbuatannya.
Pria pemilik nama lengkap Prasetyo itu awalnya mengaku memamerkan alat kelaminnya kepada perempuan lantaran balas dendam. Namun belakangan terungkap alasan itu tidak benar.
Ini disampaikannya dalam konferensi pers di depan gedung Sihumas Polres Ngawi, Jumat (3/3/2023). Ia awalnya mengaku nekat memamerkan alat vital untuk balas dendam pada wanita yang pernah mengumpat atau mencemoohnya.
Namun, akhirnya dia mengaku pada penyidik jika dia kerap menonton video porno sehingga dia nekat memamerkan alat vitalnya. Hal itu jadi memperkuat keinginan Prastiyo untuk memepet wanita di malam hari dan menunjukkan alat vitalnya.
Tak hanya sekali, Pras melakukannya 10 kali. Yang terakhir dilakukannya di Desa Dinden, Kecamatan Kwadungan, Ngawi.
Sementara, Mar (44) warga Desa Beran Kecamatan/Kabupaten Ngawi mengaku hanya spontan memamerkan alat vitalnya pada wanita yang lewat. Pun, aksi Mar yang dilakukannya di siang bolong langsung membuat korban merekam aksinya dan melaporkan tindakan Mar pada polisi.
Dua pria Ngawi yang pamer alat vital terancam hukuman 10 tahun penjara atau denda maksimal Rp5 miliar. Hal tersebut berdasarkan pasal 36 Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.
Yakni dalam hal perbuatan setiap orang yang mempertontonkan diri atau orang lain dalam pertunjukan atau di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya.
Waka Polres Ngawi Kompol Haryanto dalam konferensi pers di depan ruang Sihumas Polres Ngawi mengatakan bahwa keduanya terbukti memamerkan alat vital atau berlaku eksibisionis pada beberapa korban.
Baca Juga: 4 Cara Menggunakan Xingqiu di Game Genshin Impact
Tempat kejadian perkara berada di dua lokasi yakni di jalan masuk Dusun/Desa Dawu Kecamatan Paron dan jalan masuk Desa Dinden Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi.
"Ada 2 tersangka yang diamankan saat ini dengan TKP yang berbeda yakni di Paron dan Kwadungan, berdasarkan laporan dari para korban," kata Haryanto.
Berita Terkait
-
Berpura-pura Jadi ODGJ, Pria di Karawang Lakukan Perbuatan Tak Senonoh, Pelaku Masih Berkeliaran
-
Pamer Kelamin Lalu Viral, Ditangkap Polisi Ngaku Cuma Pipis Menghadap ke Jalan
-
Dipisuhi Cewek, Pria Sales Makanan Ini Segera Cabut lalu Pamerkan Penisnya
-
Brakk!!! Empat Orang Tewas dalam Kecelakaan Innova Vs Truk di Tol Solo-Ngawi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg
-
Nikmati BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun untuk Atur Ulang Cicilan Rumah Agar Cash Flow Lebih Efisien
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
Menyoal Urgensi Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat, Apa Sebenarnya Prioritas Pendidikan Kita?
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih