PSS Sleman mengakhiri rentetan hasil buruk usai menekuk Borneo FC dengan skor 2-1 pada pekan ke-31 Liga 1 Indonesia di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu.
Pada pertandingan itu, PSS Sleman keluar sebagai pemenang berkat gol yang dicetak oleh Ricky Cawor dan Irkham Mila. Sedangkan Borneo FC sempat membalas melalui Matheus Pato, demikian catatan Liga Indonesia.
Sebelumnya PSS Sleman tercatat menorehkan tujuh kekalahan beruntun usai takluk dari Persebaya Surabaya, Dewa United, Persis Solo, Persikabo 1973, Persita Tangerang, Bhayangkara FC, dan Madura United.
Kini PSS Sleman berada di posisi ke-16 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 31 poin dari 31 laga. Sedangkan Borneo FC menduduki posisi ke-4 dengan raihan 50 poin dari 30 pertandingan.
Pada babak pertama, PSS Sleman memberikan ancaman lebih dulu melalui sundulan Riki Dwi Saputro, namun bola masih dapat ditepis oleh kiper Borneo FC Angga Saputro.
PSS kembali memberikan ancaman, kali ini melalui tendangan Todd Rivaldo Ferre yang masih melambung di atas mistar gawang Borneo FC.
Borneo FC berbalik mengancam ketika Matheus mampu melepaskan tendangan keras di dalam kotak penalti PSS, namun bola masih dapat ditepis oleh Try Hamdani.
Pada sisa waktu babak pertama, Borneo FC lebih sering menekan lini pertahanan PSS Sleman. Namun hingga turun minum, skor sama kuat tanpa gol tetap bertahan.
Selanjutnya pada babak kedua, PSS Sleman kembali mengambil inisiatif menyerang lebih dulu dan mampu unggul pada menit ke-56 melalui gol yang dicetak oleh Ricky Cawor.
Baca Juga: Ada Apa Denganmu PSS Sleman? Cetak Rekor Buruk 7 Kali Kalah Beruntun
Berawal dari umpan tendangan bebas Kim Jeffrey Kurniawan, bola dapat disambut oleh Cawor yang selanjutnya melepaskan sepakan keras dan tak mampu dibendung oleh kiper Angga sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Borneo FC langsung merespon dan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 ketika bola muntah hasil tendangan Muhammad Sihran mampu dikonversi menjadi gol oleh Matheus pada menit ke-61.
PSS berusaha untuk berbalik unggul dan membuahkan hasil pada menit ke-80, berawal dari umpan satu dua yang dilakukan oleh Irkham dan Todd Rivaldo.
Irkham Mila yang mampu menusuk ke kotak penalti Borneo FC selanjutnya melepaskan tendangan keras ke pojok bawah kanan gawang, yang tak dapat dijangkau oleh Angga sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Pada sisa waktu babak kedua, Borneo FC berupaya untuk mencari gol penyeimbang. Namun hingga peluit panjang berbunyi skor 2-1 untuk kemenangan PSS Sleman tetap bertahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Makin Serius, Sony Umumkan Update Film Legend of Zelda dan Helldivers
-
3 Skincare Wajib Usia 20-an agar Kulit Tetap Sehat, Cerah, dan Awet Muda
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Bedak Tabur Apa yang Tahan Lama untuk Kondangan? Ini 5 Pilihannya agar Makeup Flawless
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa