Suara Joglo - Duel antara Timnas Indonesia vs Burundi pada FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga pada Sabut, (26/03/2023) berakhir untuk kemenangan skuat Garuda dengan skor 3-1.
Tiga gol Timnas Indonesia tercipa pada babak pertama melalui sundulan Yakob Sayuri menit ke-6', kemudian Dendy Sulistyawan memperlebar keunggulan pada menit ke-14, dan gol ketiga dicetak oleh Rizky Ridho di menit 44'.
Pada babak kedua Burundi berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol semata wayang yang dicetak oleh Pacifique Niyongabire pada menit 51'.
Kemenangan Timnas Indonesia atas Burundi tentu menambahkan kepercayaan Elkan Baggott dan kawan-kawan untuk kembali meraih kemenangan pada laga kedua yang akan berlangsung pada hari Selasa, (28/03/2023).
Hanya saja dalam laga tersebut hampir semua kalanga menyoroti kualitas rumput stadion Patriot Candrabhaga, baik dari pihak pemain, pelatih, hingga netizen juga mengomentari kondisi lapangan.
Marc Klok tanpa ragu memberikan komentar terkait kualitas rumput lapangan Patriot Candrabhaga seuasi pertandingan antara Timnas Indonesia vs Burundi.
"Dengan bola lebih tenang, tapi rumput juga sangat jelek. Tidak terlalu mudah untuk bermain bola," ucap Marc Klok.
Hal serupa juga dilontarkan oleh pelatih Burundi Entienne Ndayiragije yang mengklaim jika lapangan sangat berpengaruh terhadap permainan anak asuhnya.
"Cuaca memang berubah-ubah tapi yang mempengaruhi permainan kami adalah lapangannya. Saya melihat beberapa operan tidak akurat mungkin karena lapangannya," kata pelatih Burundi.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa untuk Wilayah Balikpapan, Samarinda dan Bontang Minggu 26 Maret 2023
Tidak hanya dari kalangan pemain dan pelatih yang mengomentari kualitas rumput stadion Patriot Candrabhaga, para netizen pun juga ikut mengomentari buruknya kualitas rumput lapangan yang digunakan untuk pertandingan antara Indonesia vs Burundi pada FIFA Matchday.
"Gw pikir PSSI dengan kepengurusan baru bisa lebih punya Power dari yang sebelum sebelumnya, ternyata masih sama aja. Masalah Stadion ini gak kelar kelar, udah dibilang Lapangan jelek, Lapangan jelek, masih aja maksain," ujar salah seorang netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!