Suara Joglo - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso mewaspadai kebangkitan PSIS Semarang dalam lanjutan laga BRI Liga Indonesia besok, Rabu (29/03/2023) sore.
Menurut Aji Santoso, PSIS Semarang pasti bakal serius saat menjamu Persebaya. Meski begitu, dengan mengandalkan pemain-pemain muda, Bajol Ijo melakukan strategi yang berbeda.
"Tentunya semua pemain mereka akan diturunkan, mungkin Marukawa, Fortes, dan pemain asingnya semua diturunkan, tetapi kami tidak akan melakukan man to man marking, dan zona," ujar Aji dikutip dari suarajatim.id, Selasa (28/03/2023).
"Menurut saya semua pemain harus diwaspadai, menurut saya materi pemain dari Semarang cukup bagus, yang artinya kami harus benar-benar waspada dengan para pemain PSIS Semarang," ucap mantan pemain Persebaya era 90an ini.
Terlebih lagi, Aji melanjutkan, PSIS Semarang bakal di kandang. Dan pastinya mereka bakal didukung oleh para suporter loyal mereka Snex.
Sementara itu soal persiapan, Aji mengatakan para pemain Persebaya melakukan official training selama 1 jam. Itu dilakukan jelang pertandingan besok.
"Kami harus mewaspadai kebangkitan PSIS. Karena saya tau pertandingan mereka melawan Barito tidak banyak memainkan pemain-pemain inti mereka," ujar Aji.
Aji menjelaskan, hal itu dilakukan oleh PSIS karena mereka tahu akan menjamu Persebaya Surabaya. Strategi itu tentunya bakal menjadi taktik PSIS saat melawan Persebaya nanti. "Untuk itu kami harus siap menghadapi Semarang besok malam," ujarnya.
Selain itu, Aji juga berharap nanti kedua suporter bisa satu tribun. Ia berkeinginan Bonek dan Snex bisa memberikan dukungan pada timnya masing-masing secara positif.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bisa Naik ke Ranking 148 FIFA Andai Kembali Kalahkan Burundi, Begini Hitungannya
"Tentunya saya sangat senang kalau bisa disaksikan oleh 2 suporter, baik suporter Semarang maupun dari Surabaya, saya berharap pertemuan suporter di Stadion besok menambah situasi yang positif terhadap dua tim," ungkap Aji.
"Saya juga tau, hubungannya Bonek dan suporter Semarang sangat baik sekali, tentunya ini yang harus kita jaga, kita harus mendukung secara sportifitas, kalah menang di dalam sepakbola itu hal yang biasa, jadi menurut saya yang paling penting persaudaraan antar suporter-suporter tetap terjaga, meskipun kita harus mengalahkan di dalam lapangan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Pohon Tumbang Tutup Jalan Malang-Kediri, BPBD Gerak Cepat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Deretan Plot Twist Jelang Ending Drakor No Tail To Tell
-
Virgoun dan Lindi Fitriyana Pacaran Setahun Sebelum Menikah Hari Ini
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
98 PHL Dishub Palembang Tiba-Tiba Dirumahkan Jelang Ramadhan, Apa Penyebabnya?
-
Jangankan Diundang, Inara Rusli Bahkan Tak Tahu Virgoun Menikah dengan Lindi Fitriyana
-
Widy Vierratale Punya Gaun Noni Belanda Kayak Istri Gubernur Kaltim, Bongkar Belinya di Mana
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?