Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda menyambut positif keterangan Presiden Jokowi.
Melalui media sosial Instgram, Abu Janda menegaskan jangan mencampurkan urusan olahraga dengan politik.
"Indonesia terpilih jadi tuan rumah piala dunia U20 itu dapet usaha susah payah.. banyak yang ngedadak gak waras campur adukan olah raga & politik (bawa2 konstitusi segala) gak pake otak mau coreng nama Indonesia di pentas dunia," tulis Abu Janda dikutip pada Rabu (29/3/2023).
"TERIMA KASIH PAK @jokowi TELAH TETAP WARAS PAK JOKOWI KEREN. Indonesia welcomes Israel," tulis Abu Janda.
Diketahui Presiden RI Joko Widodo akhirnya memberikan pernyataan sikap terkait polemik penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia, Selasa malam (28/3/23).
"Saat ditunjuk menjadi tuan rumah, kita belum mengetahui siapa yang akan menjadi tim peserta karena masih dalam proses pra kualifikasi. Kepastian timnas Israel lolos seleksi Piala Dunia U-20 baru kita ketahui pada bulan Juli 2022," ungkap Jokowi.
Presiden menegaskan kalau keikutsertaan Israel bukan kuasa Indonesia. Karena Indonesia sendiri sudah ditunjuk menjadi tuan rumah PD U-20 2023 pada bulan Oktober 2019.
Israel baru dipastikan ikut sebagai peserta PD U-20 hampir tiga bulan kemudian, yakni Juli 2022.
"Saya menjamin keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi posisi politik luar negeri kita terhadap Palestina, karena dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat," tegasnya.
Baca Juga: Merasa Tak Cantik, Anak Rachel Vennya Menangis Lihat Diri Sendiri di Kaca
Jokowi pun mengatakan bahwa pihaknya sudah sependapat dengan duta besar Palestina untuk Indonesia, bahwa FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya.
Dengan begitu Palestina juga tidak mempermasalahkan Israel –yang notabene negeri penjajahnya– untuk berpartisipasi di Piala Dunia U-20 di Indonesia.
"Jadi jangan mencampur-adukkan urusan olahraga dan urusan politik," kata Presiden.
Presiden Jokowi juga menginformasikan bahwa saat ini FIFA telah mengetahui adanya gelombang penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel di Piala Dunia U-20. Pihak FIFA terus memantau perkembangannya.
"Tapi kita baik pemerintah maupun PSSI masih terus berusaha agar ada solusi terbaik. Untuk itu saya telah mengutus Ketua Umum PSSI Bapak Erick Thohir untuk bertemu dengan tim FIFA untuk mencari penyelesaian yang terbaik. Mencari solusi yang terbaik," tutur Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Skandal QRIS Rp2,5 Miliar di Medan, Korban Minta Keadilan
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Pembagian Daging Kurban Berapa Kg untuk Tiap Penerima? Ini Ketentuan Sesuai Syariat
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Harga Plastik Melonjak! Ini 5 Alternatif Wadah Daging Kurban yang Ramah Lingkungan
-
Dituduh eks Istri Andre Taulany Langgar Privasi, Pengacara ART: Foto Pagar Rumah Bukan Data Pribadi
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar