Kasus penganiayaan di Bumijo yang viral di media sosial beberapa waktu lalu menyisakan momen tak terduga kala Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menggelar jumpa pers. Saat menerangkan ia diceletuki salah seorang tersangka klitih.
Dalam video yang diunggah ulang oleh akun @Umar_Hasibuan_ dalam jumpa pers terkait penangkapan pelaku penganiayaan di Bumijo, ketika Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo menjelaskan terkait kasus itu, salah seorang tersangka memotong keterangannya.
Di video itu salah seorang pelaku membantah pernyataan Kapolda dengan menyebut bahwa ia dan kelompoknya diserang lebih dulu kemudian melakukan perlawanan tapi malah disalahkan.
"Kami diserang, kami melawan dan kami yang disalahkan," ungkapnya.
"terima kasih nah itu ada berita baru yang harus dilaporkan kembali awalnya diserang nanti tolong yang bersangkutan diperiksa kalau ada info baru nanti akan kami ungkap sebenar-benarnya," terang Kapolda.
Unggahan itupun menuai beragam komentar netizen.
"Bonyok ga ya tuh tsk di dalem," kata firca.
"Mulutnya diplester ntar," tulis lemon.
"Siapapun yang dijadikan tersangka punya hak untuk ingkar untuk menyangkal tapi tugas penyidik untuk mencari bukti-bukti yang akan dijadikan dasar penyangkaan tersebut," kata martanto.
Baca Juga: 4 Fakta Terkini Klitih di Bumijo, Berawal Saling Mengumpat lalu Lempar Batu
Sementara itu diberitakan sebelumnya atas kasus penganiayaan yang terjadi di Bumijo hingga viral, polisi langsung bergerak cepat. Sebanyak 15 orang diamankan.
Disebutkan Kapolda DIY dari jumlah tersebut sebanyak 6 orang tersangka berusia dewasa.
Keenam orang tersangka dewasa saat ini ditahan di rutan Mapolresta Yogyakarta. Sedangkan sembilan anak dititipkan di BPRSR Sleman.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP. Ancaman hukuman maksimal berupa penjara selama 12 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Mana yang Cocok untuk Anda?
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Gara-gara Bastian Steel, Kita Sadar Gombalan Bocah 2010-an Itu Sangat Genius
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Sebelum Umumkan Menikah dan Hamil, Adhisty Zara Sempat Mundur dari Sinetron karena Alasan Kesehatan
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama