Suara Joglo - Pilihan kepala desa di Kabupaten Bangkalan Madura memang rawan konflik. Banyak peristiwa bentrokan warga dalam kontestasi pemilihan lurah ini. Masih ingat peristiwa carok massal yang menewaskan 8 orang pada 2006 silam? Peristiwa itu juga terkait pilkades.
Nah, rencananya Bangkalan bakal menggelar pilkades serentak pada Mei 2023 nanti. Saat ini tahapan pilkades sudah masuk seleksi calon. Pada tahapan ini, setidaknya sudah tiga insiden mewarnainya. Satu peristiwa bahkan membuat geger, yakni peristiwa pembacokan.
Berikut ini 3 insiden yang mewarnai Pilkades di Bangkalan Madura:
1. Viral bentrok dua kubu pendukun bakal calon kades
Pilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak bakal digelar warga Pulau Madura, Mei 2023 nanti. Namun panasnya persaingan antar bakal calon dan berbagai persoalan yang muncul di masa tahapan pencalonan ini sudah terasa sejak beberapa waktu belakangan ini.
Masih ingat kasus berdarah pembacokan terhadap seorang anggota staf pemilihan bernama Ridoi (37)? Ia dianiaya oleh salah satu bakal calon kepala desa di Desa Manggaan Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan Madura. Ia dibacok hingga menderita luka serius pada tubuhnya.
Pelaku pembacokan bernama Samsul (50) yang merupakan salah satu bakal calon Kepala Desa Manggaan. Motifnya, pelaku sakit hati karena tidak lolos verifikasi dalam proses pencalonan kades setempat. Peristiwa ini terjadi pada 17 Maret 2023 lalu.
2. Pembacokan panitia pemilihan
Peristiwa lain terjadi di Desa Kanegara Kecamatan Konang, juga di Kabupaten Bangkalan. Dua kelompok massa terlibat ketegangan dan nyaris bentrok. Salah satu kubu ini merupakan pendukung bakal calon kades yang digugurkan oleh panitia seleksi.
Baca Juga: Punya Empat Anak, Jennifer Bachdim Ungkap Cara Agar Tak kena Baby Blues
Tak terima calonnya digugurkan, kedua kelompok massa kemudian melakukan protes. Pendukung calon kades yang gugur itu mendatangi balai desa, dan diadang oleh pendukung calon incumbent. Kejadian itu sempat viral di media sosial.
Dalam video yang beredar di media sosial itu, warga dari kubu yang tidak lolos meluruk kantor desa dan menemui Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) sambil membawa senjata tajam (Sajam) celurit.
3. Demo di Desa Morombuh
Di tempat lain, Desa Morombuh, peristiwa serupa juga terjadi. Sejumlah warga mendatangi kantor Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD). Penyebabnya karena bakal calon kepala desa yang didukung warga ini digugurkan oleh panitia.
"Dari nilainya itu tertinggi tapi kenapa digugurkan sepihak tanpa alasan yang jelas. Mereka bahkan menghilangkan skor untuk variabel pengalaman pemerintah calon kami," kata perwakilan warga bernama Abdurrahman Tohir, Kamis (30/3/2023).
Ia menjelaskan, sejak awal calon yang didukungnya yakni Muhammad Imron telah mengikuti seluruh tahapan yang ada. Seluruh syarat juga sudah dipenuhi. Anehnya, setelah nilai uji kompetensi keluar, Imron dianggap gugur.
Berita Terkait
-
Pilkades Serentak Bangkalan Madura Rawan Konflik, Sudah Tiga Kali Insiden
-
Anggota Komisi Informasi Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron
-
Toko dan Warung di Bangkalan Madura Dilarang Buka Selama Bulan Ramadhan
-
Anggota KIP Bangkalan Diperiksa KPK Terkait Korupsi Abdul Latif Amin Imron
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Dapatkan Tugas Berat, Layakkah Kurniawan Dwi Yulianto Menakhodai Timnas Indonesia U-17?
-
Gabung Dewa United, Ivar Jenner Jadikan Pengalaman di Eropa Sebagai Modal
-
3 Jurus Rahasia JK, Agar PTN-BH Tidak Jadikan Mahasiswa 'ATM'
-
Komitmen Beri Layanan Terbaik, Pegadaian Jamin Keamanan Emas Nasabah
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija
-
Awal 2026, Pengiriman Barang dengan Kereta Api di Sumut Tembus 58 Ribu Ton
-
Frozen 3 Tayang November 2027, Para Pemain Pamer Foto Bareng
-
Changan Indonesia Pamerkan Teknologi Deepal S07 dan Lumin di IIMS 2026
-
Zayn Malik Masuk Epstein Files, Disebut Jadi Selebriti Anti-Israel
-
Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Makin Pedas