Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menyatakan partainya siap menjadi motor penggerak untuk mewujudkan koalisi besar atau koalisi kebangsaan pada Pemilu 2024.
"PAN siap menjadi motor penggerak koalisi kebangsaan di bawah bimbingan Pak Jokowi. Kami meyakini Koalisi Kebangsaan akan terwujud," kata Eddy dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Eddy menambahkan silaturahmi yang dilakukan Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan dengan mengunjungi kediaman Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu (8/4), merupakan tindak lanjut dari upaya mewujudkan koalisi kebangsaan.
"Pertemuan dengan Pak Prabowo dan Gerindra adalah tindak lanjut dari upaya PAN dan partai koalisi untuk mewujudkan koalisi kebangsaan seperti dalam pembicaraan sebelumnya di kantor DPP PAN," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu.
Dia mengatakan PAN sudah memiliki kedekatan historis dengan Partai Gerindra berikut ketua umumnya, karena selama 10 tahun terakhir PAN mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 dan 2019.
Apalagi, tambahnya, saat ini kedua belah pihak sama-sama menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
"Karena itu, bagi PAN, menjalin komunikasi serta kerja sama dengan Pak Prabowo dan Gerindra itu merupakan ikhtiar berkelanjutan yang telah dirajut sejak 2014," kata Eddy.
Sabtu siang (8/4), Zulkifli Hasan melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto di rumah Kertanegara, Jakarta Selatan.
Dari sisi PAN, hadir Zulkifli Hasan dengan didampingi Sekjen PAN Eddy Soeparno, Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Daulay, Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), dan jajaran pengurus partai politik lainnya.
Baca Juga: Partai Gelora Sebut Koalisi Besar Sejalan dengan Ide Rekonsiliasi dan Konsolidasi
Acara silaturahmi itu dihadiri Prabowo Subianto dengan didampingi Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan staf khusus sekaligus juru bicara Menteri Pertahanan (Menhan) Dahnil Anzar Simanjuntak.
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan acara "Silaturahmi Ramadhan" yang digelar PAN di Kantor DPP PAN Jakarta, Minggu (2/4), yang dihadiri pula oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Plt. Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta para tokoh partai politik lainnya.
Dua koalisi partai politik hadir dalam silaturahmi tersebut, yakni Koalisi Indonesia Bersatu yang dibentuk sejak 4 Juni 2022 dengan anggota Partai Golkar, PPP, dan PAN serta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya dengan anggota Partai Gerindra dan PKB.
Presiden Joko Widodo yang turut hadir dalam acara itu mengatakan bahwa para ketua umum tersebut cocok berkoalisi.
"Saya hanya bilang cocok (berkoalisi), terserah pada ketua umum partai atau gabungan ketua umum partai untuk kebaikan negara, untuk kebaikan bangsa, untuk kebaikan rakyat, hal yang berkaitan bisa dimusyawarahkan akan lebih baik," kata Jokowi.
Untuk diketahui, pendaftaran bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dijadwalkan pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Beredar Video Cristiano Ronaldo Bela Presiden Jokowi usai Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
-
3 Partai Diklaim Siap Dukung Prabowo Jadi Presiden, Bentuk Koalisi Kebangsaan
-
PAN Sorot Elektabilitas Ganjar Pranowo Usai Fenomena Piala Dunia U-20, Batal Mendukung Jadi Capres 2024?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sempat Dikira Lebay, Cinta Laura Jelaskan Alasan Sebenarnya Jari Tangan Sampai Harus Dioperasi
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran