CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengambil pengalaman berharga dari kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Ia menyatakan manajamenen dan tim pelatih langsung bergerak cepat memperbaikit tim untuk musim 2023/2024.
Yoyok menyatakan, PSIS punya kelemahan di pemain lapis kedua. Saat jadwal padat, pemain inti kelelahan dan cedera, maka membuat laskar mahesa jenar tampil buruk.
Ia pun mulai menyiapkan PSIS Semaranag untuk musim 2023/2024 lebih dini. Sebab bakal ada sistem degradasi dan tentu saja persaingan semakin ketat.
Yoyok pun berseloroh, kini pihaknya bakal mendapatkan tanda tangan pemain baru berlabel timnas.
"Kita sudah punya 5 pemain baru, berlabel timnas, masih muda2, kemudian 2 ada juga yang pernah di timnas senior," ujar Yoyok beberapa waktu lalu.
Meski nama-nama pemain yang diincar PSIS Semarang belum disebutkan. Isu berhembus mengarah ke Pemain Persija Hansamu Yama Pranata, Kiper Dewa United Deden Natshir, Pemain Persik Kediri M. Al Amin s. Fisabillah, Pemain Persib David Rumakiek, dan pemain asal Persikab Haykal Alhafiz.
Lima pemain yang diduga akan merapat ke PSIS Semarang itu pun dibahas di media sosial Instagram @transferbolaindo.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini Live TV: Man City vs Bayern Munich, Benfica vs Inter Milan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi