Kabar kedekatan Sandiaga Uno dengan Partai Keadilan Sosial (PKS) mencuat di tengah rumor merapatnya Sandiaga Uno ke PPP dari Gerindra.
Meski begitu, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy atau Romy menyebut bahwa hal itu wajar. Pasalnya nama Sandiaga Uno masih cukup diunggulkan PKS untuk melanggeng sebagai cawapres pada Pemilu 2024 nanti.
"Dengar-dengar pak Sandi adalah cawapres nomor 1 di survei internal PKS. Jadi wajar ketika komunikasinya berlanjut," ujar Romy Senin (17/4/2023).
Romy menyebutkan ada misi dibalik Sandiaga Uno bermesraan dengan PKS. Salah satunya mengajak PKS untuk berkoalisi dengan PPP.
"Tapi geraknya kan bisa terbaca. Pak Sandi mau mengajak PKS berkoalisi bersama PPP. Tidak harus PPP diajak ke koalisi perubahan," terang dia.
Meski ada misi-misi dibalik langkah Sandiaga Uno, PPP juga belum menentukan siapa calon presidennya. Namun upaya yang dilakukan Sandiaga Uno untuk merangkul PKS bergabung ke PPP merupakan langkah awal.
Sebelumnya rumor hengkangnya Sandiaga Uno dari Gerindra sudah mencuat cukup lama. Bahkan Menparekraf ini sudah berpamitan dengan Prabowo Subianto.
PPP menjadi partai terkuat yang disebut akan menjadi tempat baru untuk berpolitik bagi Sandiaga Uno. Meski demikian dalam pernyataannya, Sandiaga mengaku lebih nyaman ketika bersama dengan PKS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
-
Insidious: Out of the Further, Horor Baru yang Wajib Ditonton
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
5 Rekomendasi Chemical Sunscreen Watery yang Langsung Meresap sesuai Review
-
Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya
-
Bocah 7 Tahun Viral Mengaku Disiksa Wanita di Dairi, Polisi Tangkap Pelaku
-
Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen