/
Senin, 17 April 2023 | 18:45 WIB
Bima Yudho Pemuda asal Lampung (Twitter/@Eko_Kuntadhi)

Pengacara asal Lampung yang melaporkan Bima Yudho terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polda Lampung tak langsung digubris.

Polda Lampung lebih fokus menata persiapan mudik lebaran ketimbang harus mendahulukan laporan yang dilayangkan Ghinda Ansori.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengaku sudah menerima laporan tersebut.

"Sedang kita dalami, tapi kami sedang fokus melakukan urusan mudik Lebaran karena ini lebih penting menurut saya, daripada itu," terang Helmy dikutip dari Suara.com, Senin (17/4/2023).

Ghinda Ansori yang melaporkan Awbimax Reborn atau Bima Yudho soal kritikan ke Pemprov Lampung mengaku ingin memberi pelajaran agar masyarakat membuat kritikan yang santun dan tidak mengeluarkan kata yang menyinggung.

"Yang saya laporkan bukan soal kritiknya pada pemprov Lampung. Tapi ada kata-kata provinsi ini dajjal. Itu saja yang jadi keberatan kami," ujar Ghinda.

Ghinda mengaku bahwa laporan yang ia buat bukan atas desakan pihak manapun termasuk dari Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. Laporan itu ia lakukan sebagai warga Lampung.

"Sebenarnya banyak yang konten lain, termasuk konten kreator dan media online. Kenapa Bima, karena dia mengeluarkan bahasa itu. Ini dari saya pribadi, dari putra daerah Lampung yang merasa daerahnya direndahkan denga sebutan dajjal oleh Bima," kata Ghinda.

Bima Yudho mengaku hanya mengkritik kondisi tempat tinggalnya yang dinilai mulai tak diperhatikan pemprov. Pasalnya banyak bangunan mangkrak.

Baca Juga: TikToker asal Lampung Bima Yudho Dapat Intimidasi, Menkopolhukam bakal Turun Tangan jika Ada Tekanan dari Aparat Penegak Hukum

Tak hanya itu dalam video yang dia bagikan terdapat beberapa akses jalan rusak yang tak kunjung dibenahi walau sudah dilaporkan.

Namun hal itu justru berbalik menjadi serangan kepada Bima Yudho. Termasuk orang tua Bima di Lampung yang didatangi polisi dan juga dikritik oleh Gubernur Lampung sendiri.

Load More