Akademisi yang juga tokoh NU Nadirsyah Hosen, atau yang akrab dipanggil Gus Nadir memiliki pandangan soal perbedaan hari raya Idul Fitri.
Pandangan itu pun ternyata dibantah oleh Putri Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau sering dipanggil Alissa Wahid.
Sebelumnya Gus Nadir mengungkapkan pandangannya soal keputusan pemerintah atau sidang isbat menentukan Hari Raya Idul Fitri.
"Dalam fiqh, lebaran itu ikut keputusan pemerintah. Secara aturan bermasyarakat, Pemerintah gak boleh melarang yg lebarannya berbeda. Tapi yg berbeda jg harus bertenggang rasa. Pakai fasilitas sendiri aja. Jgn pakai fasilitas publik atau milik pemerintah. Gampang kan toleransi itu," tulis Gus Nadir dikutip pada Selasa (18/4/2023).
"Masih ada yg belum paham soal lebaran boleh berbeda tapi tetap harus bertenggang rasa. Bukan cuma soal lapangan solat ied, tapi jg takbiran dan makan opor ayam. Bertenggang rasa krn masih ada yg lebarannya baru besok. Ini kalau lebarannya beda lho. Tunggu putusan sidang itsbat," jelas Gus Nadir.
Pandangan Gus Nadir itu pun ditentang oleh Putri Gus Dur yang menyoroti soal Tenggangrasa.
"Gus, maaf. Tenggangrasa tidak bisa kita minta kepada orang lain. Tenggangrasa itu urusan kita KEPADA pihak lain," tulis Alissa Wahid.
"Alih-alih meminta kawan-kawan yg beridulfitri tgl 21 utk bertenggangrasa kepada yg sesuai dg Pemerintah, kita justru harus meminta diri kita bertenggangrasa kepada mereka," Jelas Putri Gus Dur.
Baca Juga: Tak Ingin Viral Lagi, DPRD DIY Tegaskan Pelaku Usaha Tak Nuthuk Harga saat Libur Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang