Putri Gus Dur Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau Alissa Wahid memberikan komentar soal perbedaan penentuan hari raya Idul Fitri.
Ia mengungkapkan pandangan berbeda di dalam organisasi hal yang biasa. Seperti halnya di Gusdurian.
"Kita perlu bisa bedakan pandangan organisasi/kelompok dgn pandangan personal. Saya bisa berpendapat A, tapi Gusdurian berpandangan B, sementara NU berpandangan C. Padahal saya aktif di keduanya. Sikap organisasi dilihat dari mana? Dari sikap resmi & konsistensi selama ini," tulis Alissa di akun Twitter yang dikutip pada Rabu (19/4/2023).
Namun dia meminta semua orang melihat dari sisi organisasi, budaya dan kepentingan banyak orang.
"Kalau kita melihat satu pernyataan/sikap seragam dari satu kelompok, selaras dengan sikap organisasi, barulah kita bisa menyimpulkan sebagai pandangan & budaya organisasi. Misalnya anggota-anggota HTI konsisten serukan agenda khilafah, itu memang selaras dengan manifestonya," jelas Alissa.
Putri Gus Dur yang juga seorang Psikolog tersebut jangan hanya melihat pandangan satu orang.
"Tapi kalau pandangan satu orang kita simpulkan sebagai pandangan satu kelompok, itu namanya justru kita terjebak overgeneralisasi. Dan ini salah satu bentuk distorsi kognitif. Yang rugi kita sendiri kalau kita punya kebiasaan ini. Mari kita lebih bijak," tulis Alissa Wahid.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf