Dokter dan Ahli Gizi Masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen mengimbau masyarakat agar tidak takut mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol saat Lebaran asalkan bisa menakar porsi dengan baik.
"Kolesterol itu bukan musuh, kolesterol itu baik, maka jangan dimusuhi selama masih bisa dikontrol," kata dr. Tan dikutip dari ANTARA pada Sabtu (22/4/2023).
dr. Tan mengatakan jika seseorang memiliki kolesterol yang sedikit justru akan menimbulkan perasaan mudah stres dan sulit berpikir, maka kolesterol membantu tubuh dalam mengatasinya.
Dia juga mengatakan 80 persen kolesterol yang ada pada manusia berasal dari organ hati manusia itu sendiri, maka penyakit yang berhubungan dengan kolesterol bukanlah penyakit yang dibentuk pada satu momen Lebaran saja.
"Makan selama satu hari kenyang luar biasa tidak akan menyebabkan anda sakit, yang salah itu adalah saat ini orang banyak yang sudah colong start from day one," kata dokter yang memperoleh gelar Doktor Ahli Gizi Komunitas di Universitas Indonesia itu.
Menurutnya kebiasaan buka puasa bersama yang dilakukan kebanyakan masyarakat merupakan salah satu pemicu dari penyakit yang disebabkan oleh kolesterol yang berlebih.
Dia menyesalkan banyak masyarakat yang mengadakan buka puasa bersama dengan menu-menu yang bersantan dan berkolestrol tinggi.
"Dulu makan rendang dan opor itu adanya ketika Lebaran saja, sekarang mudah sekali menemukan menu tersebut ketika berbuka puasa, akhirnya kolesterol menumpuk sejak awal puasa," ujarnya.
dr. Tan menyarankan agar membagi porsi makan menjadi setengah piring sayur dan buah, seperempat piring nasi, dan seperempat piring lagi lauk pauk tanpa kuah agar tetap bisa makan enak dengan tetap memperhatikan kesehatan saat Lebaran.
Baca Juga: TPNPB-OPM Berhasil Serang 36 Personel TNI, Ini Trik yang Dilakukan untuk Kelabui Prajurit
Dia juga menyarankan untuk makan dengan menu berbeda jika hendak berkunjung ke rumah kerabat untuk menjaga asupan gizi seimbang karena tidak menumpuk kalori dari jenis makanan yang sama.
"Menu masakan Indonesia itu aman asal jangan berlebihan dan dihidangkan sesuai dengan gizi seimbang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard