Menko Polhukam Mahfud MD menyebut isu terkait adanya anak menteri yang ikut cawe-cawe dalam bisnis di lapas hanya masalah sederhana.
Diketahui sebelumnya santer beredar kabar bahwa ada anak menteri yang memonopoli bisnis di lembaga pemasyarakatan atau lapas.
Dugaan itu mencuat salah satunya kala aktor Tio Pakusadewo yang pernah jadi napi buka suara di channel YouTube Uya Kuya.
Mantan 'santri' di LP Cipinang itu menyebut bahwa ada keterlibatan anak menteri dalam memonopoli bisnis di lapas.
Ia menyebut bahwa yang menggagas bisnis itu merupakan napi koruptor.
"Yang menggagas napi koruptor lalu menggaet salah satu menteri, anak menteri," katanya.
Bak bola liar, tudingan itu kemudian mengerucut ke nama anak Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yakni Yamitema Laoly. Komentar itu mencuat dari akun @PartaiSocmed.
Menko Polhukam Mahfud MD saat dimintai tanggapannya ketika melakoni kunjungan ke Yogyakarta menyatakan kasus tersebut sudah dijelaskan oleh Yasonna.
"Itu sudah dijelaskan oleh Pak Yasonna, ya silakan, kata Pak Yasonna itu bukan, ya silakan saja lah," ungkapnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Gandeng Mahfud MD di Pilpres 2024, Benarkah?
Mahfud menilai dugaan kasus tersebut sederhana. Karenanya Menkopolhukam tidak perlu turun tangan.
"Kan memang nyebutnya putra seorang menteri, bukan putra Menkumham. Tapi kita nggak tau menterinya siapa," Itu kan masalah sederhana ya, saya tidak perlu turun tangan. Itu bisa diselesaikan di tingkat teknis, eselon 1," imbuhnya.
Sebelumnya Menteri Yasonna memberikan bantahan terkait dugaan keterlibatan anaknya di monopoli bisnis lapas.
Ia mengungkapkan bahwa Yayasan Jeera yang disebut dipimpin oleh anaknya adalah yayasan yang memberi pelatihan ke warga binaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena