Hubungan politik antara Presiden Jokowi dan Surya Paloh dikabarkan merenggang. Pasalnya, Ketum NasDem ini memilih untuk mengusung Anies Baswedan dan bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).
Politikus Masinton Pasaribu menganggap bahwa hubungan keduanya yang terjadi saat ini dianggap lazim. Di sisi lain, politik yang terjadi juga sangat dinamis.
"Ya lazim, disebut dinamika. Up and down memang politik itu dinamis," terang Masinton, Minggu (7/5/2023).
Presiden Jokowi sempat mengundang enam ketua umum partai politik di Istana Negara, Jakarta. NasDem sengaja tak diundang dalam agenda tersebut.
"Kalau diundang tentu menimbulkan prasangka dan isu dari mitra koalisi NasDem. Bahkan NasDem seolah-olah dibujuk oleh presiden sendiri," terang dia.
NasDem merupakan partai pertama yang mengumumkan dukungannya terhadap Anies Baswedan. Mereka mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta ini untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan.
Diusungnya Anies oleh NasDem sempat menjadi sorotan terkait kedekatan Jokowi dengan partai ini.
Kendati begitu, Surya Paloh juga sudah memberikan dukungan penuh untuk mengusung Anies maju dalam pesta demoksrasi rakyat 2024 mendatang.
Baca Juga: Jokowi Tanya Langsung ke Warga Soal Perbaikan Jalanan Lampung: Apa? 2 Hari Yang Lalu?
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Revisi UU Pemilu Mendesak, Ada 5 Isu Krusial yang Mengancam Demokrasi dan Kesejahteraan Negara
-
Kronologi Balita 2 Tahun di Pasuruan Meninggal di Sungai Petung, Sempat Hilang dari Rumah
-
Abu Janda Kicep Ditanya Referensi soal Palestina: Kalau Cuma Nyerocos, Anak SD Juga Bisa!
-
Drama Klarifikasi Dela Shifa: Bongkar Dugaan Korupsi di SPPG Lembursitu, Kini Minta Maaf
-
Peringatan dari Iran: Harga Minyak Dunia Akan Tembus 200 dolar AS per Barel
-
Kapolri Ungkap Pesan Prabowo: TNI-Polri Harus Bersatu, Jangan Sampai Terpecah
-
Impor Mobil India Dinilai Sebagai Otokritik Atas Kartel Mobil di Indonesia
-
Mahalini Tanggapi Namanya Dicatut Aldi Taher untuk Promosi Burger: Stop!
-
Antisipasi Macet di Gerbang Tol Purwomartani, Polda DIY Siagakan Tim Urai dan Pos Pantau
-
6 Rekomendasi Mobil Bekas Murah untuk Harian dan Jangka Panjang