Kasus pembunuhan dengan mayat dicor di Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Kota Semarang menarik perhatian publik.
Selepas Polrestabes Semarang meringkus pelaku bernama Muhammad Husen (28), tersangka justru puas setelah membunuh korban yang merupakan bos air mineral isi ulang itu.
Kasus ini juga menjadi sorotan ustad sekaligus penceramah yang aktif di media sosial TikTok untuk mengingatkan dengan kejadian tersebut. Pasalnya ada pernyataan pelaku yang sengaja tak menyerahkan diri karena membiarkan polisi bekerja untuk menangkap dirinya.
Berbeda dengan cara pandang kebanyakan orang, ustad Muhammad Yuri mengingatkan bahwa kejadian itu harus menjadi pembelajaran. Ia menyebut bahwa zaman sekarang sudah mengerikan bahkan iman dari seseorang yang hilang akan menghilangkan akal sehat mereka.
"Zaman sudah mengerikan teman-teman yang dimuliakan Allah SWT. Orang yang kehilangan iman di hatinya akan menghilangkan akal yang ada di dalam kepala kita," ungkapnya dikutip dari akun @muhammadyudi36, Jumat (12/5/2023).
Ia juga mengajak publik untuk mengisi dan memaksimalkan akalnya agar mampu mengendalikan amarah mereka ketika menghadapi suatu masalah.
"Jadi kejadian ini bisa menjadi pembelajaran, jika kita jadi pengusaha yang memperkerjakan orang lain untuk senantiasai menjaga lisan kita," ungkap dia.
"Dan ketika kita jadi seorang pekerja, kita juga harus belajar bagaimana kita menghargai pekerjaan kita dan menghargai orang yang memberi kita pekerjaan," terang dia.
Ustad Muhammad Yuri juga menyebutkan memanusiakan manusia adalah salah satu pengabdian diri yang luar biasa untuk sesama.
Baca Juga: Heboh! Pelaku Pembunuhan di Semarang Ungkap Alasan Tak Serahkan Diri: Keenakan Polisinya!
Dalam kasus itu memang sakit hati yang dialami oleh Husen tak mampu membendung hatinya hingga memilih menghabisi nyawa manusia.
Ustad Yuri juga berharap dari video yang dia buat hingga mendapat 319 ribu likes dan 11 ribu kali dibagikan itu mampu meredam amarah orang-orang yang masih memiliki iman.
"Sehingga kita bisa memaksimalkan akal kita, menggunakan akal kita ini untuk tak dikuasai oleh amarah kita sendiri," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Guncang Bandung! Duet Lifter Lampung Borong 5 Emas di Kejurnas 2026
-
Pihak Andrie Yunus Enggan Datang Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasannya
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Napoleon dari Tanah Rencong: Saat Sejarah Aceh Menjadi Nyata dalam Novel Akmal Nasery Basral
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Bangun Pagi hingga Belajar Malam, Kisah Adaptasi Anak-anak Sekolah Rakyat
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman