Timnas Basket Putra Kamboja, berhasil mengalahkan Timnas Filipina yang notabene adalah tim paling kuat di cabang olahraga tersebut pada ajang SEA Games 2023. Untuk diketahui tim basket putra Filipina disebut-disebut juga sebagai Raja ASEAN karena sulit dikalahkan.
Hal itu menjadi sorotan publik, termasuk pengamat olahraga Ainur Rohman yang menyebut bahwa kemenangan Kamboja merupakan sebuah sejarah baru.
Namun dibalik menyebut sebagai sejarah, Ainur Rohman juga menyindir Kamboja yang menang dengan skor 79-68. Pasalnya di edisi SEA Games kali ini formasi pemain Timnas Basket Kamboja terlihat banyak diperkuat bukan dari atlet Kamboja sendiri.
"Dalam dua edisi SEA Games terakhir, rekor Timnas Basket Putra Kamboja: 1 menang, dan 9 kalah dalam 10 pertandingan. Hari ini Kamboja mencatat sejarah untuk kali pertama mengandaskan Raja ASEAn Filipina," terang Ainur dikutip dari akun Twitter @ainurohman, Jumat (12/5/2023).
Di akhir kalimat Ainur Rohman menyebut bahwa ada kekuatan baru dari Kamboja. Namun ia menambahkan kata Amerika yang membuat publik tersadar skuad timnas Kamboja bukan pemain-pemain asli dari Kamboja sendiri.
"Kekuatan baru telah lahir. Terima kasih telah berbagi talenta, Amerika!," tulisnya menyindir.
Hal itu menjadi pembahasan netizen menyusul keraguan mereka terhadap para pemain Kamboja. Pasalnya ada beberapa pemain yang tercatat masih menjadi warga Amerika Serikat.
Meski beberapa netizen menyebut mereka sudah melalui proses naturalisasi, mereka masih kurang percaya menyusul beberapa jejak digital para pemain masih berkebangsaan Amerika.
"Naturalisasinya legal ga tuh?. Nanti kaya skandal Chourn Meng kayak di cabor badminton lagi," celetuk @_fahrulah***.
Baca Juga: Pengibaran Bendera Pemenang SEA Games Kamboja Dipegang Manusia
"Dicek dulu aja status kewarganegaraan enam orang African-American, beneran udah switch jadi Kamboja atau justru masih ngantongin kebangsaan US," ujar @si_bung.
Kamboja yang menjadi tuan rumah SEA Games 2023 kali ini kerap mendapat kritikan. Bahkan tak sedikit banyak yang menuding adanya kecurangan-kecurangan selama ajang ini bergulir.
Kemenpora RI juga didesak untuk bisa turun tangan mengambil langkah tegas dengan dugaan kecurangan tersebut. Pasalnya kecurangan sekecil apapun di salah satu kompetisi mencederai sportivitas atlet saat bertanding.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bukan Bebas, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Tetap Tersangka Usai Pelimpahan dari Polri
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
6 Cara Membersihkan Sepatu Sekolah Putih yang Kotor agar Bersih seperti Baru
-
Marak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Integritas Tak Bisa Dijamin Meski Dipilih Rakyat
-
Transformasi Digital Sukses, Bisnis Madu Asal Lampung Manfaatkan QRIS dan Pembiayaan BRI
-
Lionel Scaloni Menyebut Argentina Bangkit Akibat Kesalahan Fatal Pelatih Inggris
-
Bukan Cuma Tubuh, Ini 5 Alasan Fermentasi Makanan Ramah untuk Lingkungan
-
5 Clarifying Toner yang Bantu Kulit Wajah Lebih Halus dan Sehat
-
Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara