/
Minggu, 14 Mei 2023 | 19:12 WIB
Pratama Arhan diganjar kartu merah saat menghadapi Vietnam di Semifinal SEA Games 2023. (Twitter/@FaktaSepakbola)

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri tak ambil pusing dengan absennya Pratama Arhan menyusul kartu merah yang dia dapatkan saat semifinal SEA Games 2023 menghadapi Vietnam, Sabtu (13/5/2023).

Indra Sjafri cukup percara diri (pede) mengingat dirinya memiliki pemain pelapis yang tak kalah saing dengan bek Tokyo Verdy tersebut, yakni Haykan Al Hafiz.

Meski tidak ada pemain yang sekelas Pratama Arhan dengan lemparan jarak jauhnya, formasi dan strategi tim sudah disiapkan oleh Indra Sjafri.

"Kami menganggap semua 20 pemain yang dibawa adalah yang terbaik. Jadi digantinya Arhan dengan Haykal bukan masalah, kami tidak membedakan keduanya," ujar Indra Sjafri, dikutip dari Suara.com, Minggu (14/5/2023).

Haykal Al Hafiz telah dipercaya oleh Indra Sjafri untuk menggantikan Pratama Arhan dalam pertandingan terakhir fase grup melawan Kamboja. Timnas berhasil menang tipis dengan skor 2-1.

Pada pertandingan itu, Indra Sjafri menurunkan Adi Satryo (GK), Rio Fahmi, Muhammad Ferarri, Komang Teguh Trisnanda, Haykal Al Hafiz, Taufany Muslihuddin, Beckham Putra, Witan Sulaeman, Jeam Kelly Sroyer, Irfan Jauhari, dan Titan Agung.

Hasil yang diperoleh sudah cukup bagus, sehingga tidak perlu khawatir mengenai pemain pengganti dalam pertandingan final melawan Thailand, yang mengalahkan Myanmar dengan skor 3-0 pada babak semifinal.

Indra Sjafri mengaku bahwa Arhan cukup sedih tak bisa membela skuad Garuda Muda di final menghadapi Thailand. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena dalam setiap pertandingan segala kemungkinan dapat terjadi, termasuk mendapatkan kartu merah.

"Arhan sangat sedih dan merasa bersalah, tetapi saya katakan ini adalah kemenangan bersama," ujar pelatih asal Sumatera Barat tersebut.

Baca Juga: Ukir Rekor Bergengsi, Lifter Rizki Juniansyah Digdaya Raih Emas SEA Games 2023

Melaju ke final memberikan peluang bagi Timnas Indonesia untuk merebut medali emas dalam kejuaran olahraga dua tahunan ini. Terakhir kali timnas meraih medali emas pada SEA Games 1991 di Manila.

Load More