/
Minggu, 14 Mei 2023 | 19:58 WIB
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali. ([Dok: Kemenpora])

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali ikut tegang saat menyaksikan pertandingan semifinal SEA Games 2023 antara Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam. 

Dirinya mengaku sebelum menjabat posisi penting di PSSI menonton timnas bertanding terasa biasa. Namun kali ini dirinya mengalami ketegangan tinggi

"Saya merasakan pengalaman menonton pertandingan yang berbeda kali ini. Saya sangat tegang dan merasa tertekan. Bedanya dengan sebelum-sebelumnya, saat ini saya adalah pengurus PSSI," ungkap Zainudin dikutip dari Antara, Minggu (14/5/2023).

Bahkan ia juga merasakan kekhawatiran ketika Pratama Arhan diganjar kartu merah, sehingga skuad Garuda Muda bermain dengan 10 orang.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini juga berharap agar kepercayaan diri dan kesiapan mental para pemain semakin meningkat pada babak final.

"Kami berharap agar para pemain semakin percaya diri dan memiliki kesiapan mental yang lebih baik. Karena babak final ini akan menjadi tantangan yang lebih berat dibandingkan pertandingan sebelumnya. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk merebut medali emas. Meskipun pada SEA Games Filipina kami sudah mencapai final, namun belum berhasil. Kami berharap kali ini akan berhasil. Dukungan dan doa dari suporter dan masyarakat Indonesia juga sangat kami butuhkan," tambah Zainudin.

Zainudin menambahkan bahwa pengurus PSSI akan memberikan dukungan penuh kepada para pemain. Namun yang menentukan adalah performa 11 pemain di lapangan. 

Maka dari itu, Zainudin meminta para pemain untuk bekerja lebih keras lagi demi mewujudkan harapan masyarakat Indonesia agar dapat membawa pulang medali emas.

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-22 menang dramati dari Vietnam yang notabene tim tangguh di ASEAN. Bahkan di atas kertas Indonesia, tak diunggulkan ketika bertemu skuad The Golden Star itu.

Baca Juga: CEK FAKTA: Justin Hubner Jujur Ingin Bela Timnas Indonesia setelah Resmi Berseragam Timnas Belanda U-21, Benarkah?

Namun keyakinan pelatih Indra Sjafri berhasil mengubah keadaan. Sebelumnya Indra mengaku bahwa sepak bola merupakan permainan yang dinamis. Sehingga peluang sekecil apapun bisa mengubah keadaan di waktu yang tak diduga.

Load More