/
Selasa, 13 Juni 2023 | 14:08 WIB
Sandiaga Uno dan Anies Baswedan bersalaman ([Anies Baswedan/Instagram])

Kabar Sandiaga Uno yang segera merapat ke PPP makin menegaskan pagar yang membuatnya berjarak dengan kompatriotnya di Pilkada DKI Jakarta lalu Anies Baswedan

Pilkada DKI Jakarta memang bisa dibilang jadi panggung yang sukses merajut hubungan harmonis antara Sandiaga Uno dengan Anies Baswedan. 

Perjodohan yang didorong oleh Gerindra dan PKS itu berbuah manis. Sempat mendapat perlawanan sengit dari pasangan Ahok dan Djarot, pada akhirnya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sukses memenangkan kontestasi Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 dengan perolehan 57,96 persen. 

Tapi siapa kira, bunga-bunga yang menghiasi pasangan tersebut di Pilkada DKI Jakarta nyatanya mulai layu. Tanda-tanda keduanya bakal berpisah jalan mulai tampak menjelang gelaran Pilpres 2019.

Setahun sebelum gelaran itu dimulai, Sandiaga Uno yang urung genap setahun memimpin Jakarta menyatakan mengundurkan diri. Ia berpisah jalan dari Anies lantaran bersiap mendampingi Prabowo Subianto maju dalam kontestasi Pilpres.

Pascagagal dalam ajang Pilpres toh nyatanya hubungan Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno tak kunjung seperti semula. Hal itu bisa dilihat kala pria yang kemudian didapuk Jokowi sebagai Menparekraf tersebut tak ikut cawe-cawe dalam perhelatan Formula E di Sirkuit Ancol, Jakarta yang digagas Anies Baswedan.

Gelagat itu bahkan secara terang-terangan dikicauan oleh pendiri Komunitas Ruang Sandi yakni Dimas Prakoso Akbar. Ia menyebut bahwa Formula E adalah pertanda Anies dan Sandiaga Uno benar-benar berpisah jalan.

"Akhirnya terpisah di pagelaran Formula E, hehehehe," ujarnya disertai unggahan foto pelantikan Anies Sandi di Istana Negara 16 Oktober 2017 silam.

Sinyal pisah jalan itu makin tebal setelah Sandiaga Uno dengan tegas menolak gagasan mengenai perubahan yang tak lain tengah digembar-gemborkan bakal capres Anies Baswedan bersama NasDem, Demokrat dan PKS. 

Baca Juga: Setelah Jalani Ospek Tujuh Bulan, Pekan Depan Sandiaga Uno Dilantik Sebagai Kader PPP

Ia mengaku tak sepakat dengan konteks perubahan sebab yang ia mau adalah mempercepat pembangunan.

"Ini murni urusan kebangsaan dan mengenai visi kebangsaan dan pemikiran gagasan. Gagasan saya adalah mempercepat pembangunan dan bukan perubahan, itu jelas dan saya garis bawahi dan sudah saya sampaikan," kata Sandiaga Uno di Kompleks Parlemen akhir Mei 2023 lalu.

Lebih jauh ia juga menegaskan walau secara visi misi berpisah jalan, bukan berarti melunturkan persahabatan dengan Anies Baswedan.

"Hubungan kami sangat baik tak ada kerumitan dalam hubungan persahabatan kita," imbuhnya. 
 

Load More