/
Rabu, 14 Juni 2023 | 16:12 WIB
Erick Thohir - PSSI (dok. PSSI)

Erick Thohir memiliki peluang lebih besar untuk maju sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto. Hal itu berkaitan dengan kemampuannya selama menjabat sebagai Menteri BUMN.

Pengamat Politik Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Silvanus Alvin menerangkan bahwa kepiawaian Erick Thohir dalam komunikasi politik menjadi alasan yang cukup konkret untuk bersanding dengan Ketum Gerindra di Pilpres 2024 nanti.

"Bagi saya, Erick Thohir lebih ada peluang dengan Prabowo Subianto," terang Silvanus Alvin, Rabu (14/6/2023).

Di sisi lain hasil survei dari Poltracking Indonesia juga menunjukkan angka yang cukup baik ketika Prabowo-Erick disimulasikan sebagai pasangan capres dan cawapres. Mereka menduduki peringkat ke-1 dengan perolehan angka 30,3 persen.

Di sisi lain Erick juga unggul dibanding tokoh politik yang dianggap cocok maju di Pilpres 2024. Masih dari hasil survei Poltracking Indonesia, mantan bos Inter Milan ini menempati posisi pertama dengan koleksi angka 16,3 persen dari 20 nama cawapres yang disimulasikan.

Diubah dengan simulasi 10 nama, Erick Thohir juga memimpin urutan cawapres yang disurvei. Memang perolehan angkanya sedikit unggul dari Sandiaga Uno dengan angka 15,5 persen. Sementara Ketum PSSI ini mengantongi 17,1 persen.

Selain itu, PAN juga cukup ngotot agar Prabowo mulai mendekati Erick Thohir untuk merangkulnya di Pemilu 2024.

Hal itu juga berkaitan dengan angka elektabilitas yang dapat didulang lebih banyak lewat Erick.

Sejauh ini, Gerindra sudah mengusung Ketumnya untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Namun Prabowo sendiri masih urung memutuskan pendampingnya saat di Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Golkar Berpeluang Gabung KKIR Dukung Prabowo, Airlangga Hartarto Sebut masih Ada Proses Panjang

Load More