/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 20:27 WIB
Striker Timnas Indonesia, Rafael Struick dijatuhkan pemain Palestina dalam uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (Twitter PSSI)

Timnas Indonesia baru saja menjalani dua laga FIFA Matchday pada bulan Juni.

Skuad asuhan Shin Tae-yong bermain imbang 0-0 kontra Argentina dan tumbang 0-2 dari juara Piala Dunia 2022, Argentina.

Kini, Timnas Garuda sudah menyiapkan lawan untuk FIFA Matchday bulan September atau Oktober mendatang. Salah satu yang digadang-gadang jadi calon lawan adalah Malaysia.

"Malaysia, saya sangat terbuka main lawan Malaysia, kapan lagi. Tapi mereka juga punya pertandingan di China kalau gak salah, undangan. Nah inilah kenapa FIFA Matchday sekarang, saya, pak Waketum, Exco (Komite Eksekutif) menyusun benar-benar, karena bukan kayak zaman dulu main kirim surat siapa tahu bisa datang besok," kata Ketua Umum PSS, Erick Thohir dilansir dari laman PSSI, Jumat (23/6/2023).

Erick menyatakan bahwa ia dan jajarannya sangat memperhitungkan banyak faktor dalam penyelenggaraan FIFA Matchday.

Mengingat pertandingan-pertandingan tersebut tujuan utamanya adalah mencari poin untuk mendongkrak posisi Indonesia dalam daftar peringkat FIFA.

"Suka tidak suka untuk FIFAmatch day tahun ini di bulan Oktober itu sulit diadakan. Karena ada World Cup Qualifying. Kita berbeda dengan Malaysia, Malaysia langsung bermain di stage berikutnya, bulan November. Artinya kita harus main dulu Oktober, bismillah menang, kita main di November," tutur sosok yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.

Untuk September 2023, PSSI akan disibukkan oleh kualifikasi Piala AFC U-23 yang akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Kejuaraan itu menjadi penting sebab seandainya mampu lolos ke putaran final, Indonesia berpeluang merebut satu tiket Olimpiade Paris 2024 seandainya mampu finis di posisi tiga besar.

Meski demikian Erick menegaskan bahwa pada September, Timnas Indonesia tetap akan memainkan pertandingan.

Baca Juga: 5 Manfaat Rambut Gondrong bagi Pria, Apa Saja?

Load More