Mantan kekasih Thoriq Halilintar, Fujianti Utami alias Fuji belakangan ini kembali menjadi sorotan warganet. Pasalnya, ia mantap untuk melaporkan eks reken kerjanya atas dugaan penggelapan dana.
Meski begitu, Fuji mengungkapkan bahwa dirinya masih membuka hati untuk menunggu itikad baik dari eks rekan kerjanya itu agar terbuka.
Namun, setelah berjalan satu tahun lebih, Fuji menilai pihak tersebut sama sekali tak memiliki niat baik untuk meminta maaf dan terbuka pada Fuji.
“Aku masih menunggu itikad baiknya. Sebenarnya, udah mau setahun lebih,” ujar Fuji, dikutip dari unggahan @ceritaseleb.
“udah setahun aku nunggu itikad baiknya. Tapi ternyata, tidak ada itikad baik sama sekali,” lanjutnya.
Lantaran tak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, Fuji memilih langkah untuk menempuh jalur hukum. Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera pada eks rekan kerjanya tersebut.
“Jadi, kalau misalnya emang ini nggak selesai, aku mau menuju jalur hukum lah biar tau rasanya sih,” ungkapnya.
Adapun jumlah kerugian yang diterima Fuji mencapai Rp1,5 miliar. Jumlah tersebut pun bisa jadi bertambah lantaran hingga kini masih belum jelas penggelapan dana yang dilakukan eks rekan kerjanya itu.
“Bisa beli mobil mewah atau bisa beli rumah kayaknya,”ungkap Fuji.
Baca Juga: 7 Menu Diet Ekstrem Park Shin Hye: Sarapan Cuma Timun, Siangnya Makan Kubis
“Iya, bisa dibilang segitu. Mungkin bisa nambah. Bisa segitu, bisa lebih,” lanjutnya.
Mendapati keterangan Fuji tersebut, tak sedikit warganet berspekulasi bahwa sosok eks rekan kerja yang dimaksud itu adalah mantan manajer Fuji, Barata.
“Keliatan auranya Barata rada beda,” ujar @innabelita.
“Bener2 ya barata, padahal Fuji berjuang buat bahagiain anak yatim,” ungkap @AzyanaAmelia.
“Mantan manajer Fuji sama Manajer Thoriq juga terlibat,” timpal @Nanda.
Meski begitu, pihak Fuji dan kuasa hukumnya sendiri hingga kini masihbelum menyebutkan spesifik nama eks rekan kerja yang dimaksud tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring