/
Kamis, 29 Juni 2023 | 11:29 WIB
Politisi PDIP, Gibran Rakabuming Raka. (Suara.com/Alfian Winanto)

Politikus senior PDIP Panda Nababan baru-baru ini mengeluarkan pernyataan pedas kepada politisi muda Gibran Rakabuming Raka.

Panda menyebut sosok yang juga Wali Kota Solo itu sebagai anak ingusan dalam dunia politik Indonesia.

Pernyataan itu diungkapkannya menyoroti langkah Gibran yang belum pantas jika maju di Pilpres 2024.

Menurutnya, putra sulung Presiden Jokowi itu masih harus banyak belajar di dunia politik. Dengan banyak belajar itu setidaknya bisa menambah pengalaman didunia politik.

"Gibran anak ingusan kok, gimana? Nanti anak itu besar kepala, masih belajar dulu lah," kata Panda belum lama ini.

Pernyataan itu kembali memunculkan isu jika hubungan keluarga Presiden Jokowi dengan PDIP kembali memanas.

Apalagi selama ini muncul fiksi jika Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka lebih cenderung merapat ke Prabowo Subianto.

Meski demikian, Gibran justru memilih santai menanggapi pernyataan Panda Nababan. Dirinua tak menampik jika dirinya masih perlu banyak belajar sebagai seorang politisi.

"Terima kasih untuk masukannya. Saya memang perlu banyak belajar seperti yang dikatakan Pak Panda selaku senior PDIP," kata Gibran dilansir dari Timlo.net--jaringan Suara.com, Kamis (29/6/2023).

Baca Juga: Bumbu Sate Kambing, Mudah Dibuat dan Dijamin Jadi Masakan Lezat Khas Idul Adha

Diketahui, Gibran sebelumnya tidak tertarik politik dan lebih suka menjadi pengusaha. Pada Pilkada Solo 2020 mendadak Gibran tertarik masuk politik dengan membuat KTA PDIP untuk maju sebagai calon wali kota Pilkada Solo.

Gibran dan Teguh Prakosa yang diusung PDIP dengan 30 kursi di DPRD memenangi Pilkada Solo 2020. Gibran pun resmi dilantik jadi Wali Kota Solo pada 26 Februari 2021.

Load More