Pantai di Lampung yang berada di Jalan Ikan Selar Bandar Lampung menjadi target komunitas Pandawara Group karena dianggap pantai terkotor se-Indonesia nomor 2.
Sampah yang berserakan di tepi pantai mulai dibersihkan oleh ribuan warga Lampung dan pemerintah.Aksi itu pun mendapat beragam komentar, mulai dari dukungan, hingga komentar sarkas.
Seperti diketahui, Pandawara Group adalah komunitas peduli lingkungan yang kerap mengajak masyarakat sadar terhadap lingkungan tinggalnya. Terdapat lima pemuda yang mendirikan komunitas ini dan sukses mengurangi sampah di lokasi-lokasi yang penuh sampah.
Terbaru Panawara Group melakukan aksi besarnya di Pantai yang ada di Lampung. Dalam unggahan Instagramnya, @pandawaragroup, terdapat 3.700 voulenteer yang datang membersihkan sampah di pantai.
Aksi ini mendapat sorotan masyarakat dan juga publik di media sosial. Tak sedikit yang mendukung komunitas ini harus terus hidup.
"Layak banget jadi duta kebersihan," ujar salah satu netizen.
"Pandawara kereen," ujar netizen satunya.
"Berikan saya 10 Pandawara, maka akan kuguncangkan Indonesia," tulis netizen lain.
Namun di tengah dukungan dan apresiasi para netizen. Ada saja netizen yang melontarkan pernyataan sarkas.
Baca Juga: Alun-alun Kidul Jogja Penuh Sampah, Sindiran Netizen Bikin Nyelekit
"Kapan ya Pandawara ke gedung DPR," celetuk salah satu netizen.
"Udah dibilangin, kita butuh pemerintah itu cuma pas mau urus surat-surat dokumen," kata lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?