Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik Puan Maharani mengatakan pertemuan antara Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk mengingatkan peran Pemerintah dalam menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Mengingatkan bahwa peran Pemerintah sangat penting untuk bisa menyukseskan pemilu yang akan datang," ujar Puan kepada awak media di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Selasa.
Puan mengatakan bahwa pertemuan antara Hasto dan Pratikno juga bertujuan untuk mengingatkan kembali pelaksanaan pemilu harus dengan baik.
"Sebaik-baiknya, kemudian bagaimana kita bergotong royong dalam membangun bangsa dan negara," ujar Puan.
Dikatakan pula bahwa pertemuan-pertemuan seperti itu terus dilakukan secara informal oleh jajaran PDI Perjuangan, bukan hanya melalui sekretaris jenderal.
"Saya juga sering diminta untuk bertemu dengan Presiden, misalnya untuk membahas isu-isu aktual," kata Puan.
Selain itu, Puan mengaku kerap membahas tentang cara menyelaraskan apa yang dilakukan oleh PDI Perjuangan sebagai partai pendukung pemerintah untuk mendukung pemerintah agar berjalan dengan baik.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menemui Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kantor Mensesneg, Jakarta, Senin (10/7), dan membahas hal-hal terkait dengan politik kebangsaan.
"Membahas politik kebangsaan untuk visi, masa depan bangsa dan negara yang kami bahas secara bersama-sama," kata Hasto usai pertemuan.
Baca Juga: Mensesneg Pratikno Dirawat di RSPAD, Alami Sakit Flu dan Sendi
Hasto mengungkapkan hal-hal berkaitan politik kebangsaan yang dibicarakan merupakan amanat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk disampaikan kepada Mensesneg.
Ia mengenal baik Mensesneg Pratikno dan secara rutin bertemu. Saat dirinya mengambil gelar doktor di Universitas Gadjah Mada beberapa tahun lalu, Pratikno masih menjabat dekan di universitas itu.
"Jadi, memang dekat. Jadi, ini pertemuan rutin hampir 3 bulan sekali, saya ditugaskan (Megawati) bertemu Bapak Presiden kemudian juga Pak Mensesneg," kata Hasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun
-
Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?
-
2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total
-
Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara
-
6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam