Suara.com - PDI Perjuangan (PDIP) melantik organisasi sayap Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih (DPP TMP) periode 2019-2024, di Kantor DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2024).
Proses pelantikan itu dipimpin sendiri dipimpin langsung Ketua DPP Bidang Politik PDIP, Puan Maharani.
Hadir Sekjen Hasto Kristiyanto, bersama sejumlah Ketua DPP PDIP, yaitu Eriko Sotarduga, Sukur Nababan, Ahmad Basarah, Rokhmin Dahuri, Wiryanti Sukamdani, dan Ribka Tjiptaning. Hadir juga Wasekjen PDIP Utut Adianto.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian Hasto memimpin pengheningan cipta untuk para pahlawan, khususnya Proklamator RI Bung Karno.
Hendrar Prihadi lalu membacakan Pancasila di hadapan pengurus DPP PDIP dan TMP. Sementara itu, Rio Alexander Jeremia Dondokambey membacakan naskah Dedication of Life.
Sementara surat keputusan pelantikan pengurus lengkap TMP dibaca oleh Utut Adianto. Surat keputusan (SK) pelantikan pengurus DPP TMP ditandatangani basah oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.
Usai membacakan SK tersebut, Puan lalu mengambil sumpah jabatan para pengurus DPP TMP.
Sebelum mengambil sumpah jabatan, Puan menanyakan apakah para pengurus yang dilantik menerima dengan terbuka kepengurusan mereka.
"Apakah bersedia?" kata Puan.
"Bersedia," kata pengurus DPP TMP kompak.
Puan Maharani melantik Hendrar Prihadi menjadi Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) periode 2019-2024, menggantikan Maruarar Sirait.
DPP Partai juga melantik Rio Alexander Jeremia Dondokambey sebagai Sekjen DPP TMP 2019-2024 menggantikan Restu Hapsari.
Tak hanya itu, DPP PDIP juga melantik anak Puan Maharani, Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari alias Pinka sebagai Bendahara Umum DPP TMP.
Adapun dalam kesempatan ini, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Keanggotaan dan Organisasi, Sukur Nababan meminta para fungsionaris pengurus organisasi sayap partai Taruna Merah Putih (TMP) masa bakti 2019-2024 yang baru dilantik bisa membangun hingga memperkuat partai.
Sukur juga mengatakan, pentingnya Taruna Merah Putih bisa menggaet anak-anak muda jelang Pemilu 2024. Menurutnya, organisasi sayap memiliki fungsi second layer jika partai tidak bisa menemukan jalan.
Berita Terkait
-
PDIP Mulai Godok Cawapres Juli-Agustus, Gerindra Pilih Santai: Masing-masing Punya Target, Belum Tentu Tercapai
-
Senangnya Prabowo PDIP Buka Pintu Pertemuan Dengan Megawati, Apa Yang Dibahas?
-
PDIP Bantah Isu Effendi Simbolon Pindah Partai: Sekali Merah Tetap Merah!
-
Disebut-sebut Jadi Pasangan Anies Baswedan, Yenny Wahid: Memang Mas Anies Sudah Pasti Bisa Nyalon?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai