Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak tinggal diam dengan kabar ramai rencana komunitas LGBT se-ASEAN yang akan menggelar pertemuan di Jakarta pada pertengahan Juli 2023.
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis menanggapi rencana pertemuan komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta tersebut.
Dia menolak keras rencana tersebut, yang disampaikan di akun Twitter miliknya @cholilnafis.
"Astaghfirullah. Ini sudah menyimpang terus masih mengampanyekan lagi. Saya selamanya menolak penyimpangan ini, khususnya di Indonesia," tulisnya dikutip Rabu (12/7/2023).
Cholil tetap berkeras bahwa LGBT tidak boleh dilegalkan di Indonesia. Sebab, ini bertentangan dengan agama dan Pancasila.
"Jangan sampai dianggap normal apalagi dilegalkan. Ini bertentangan dg agama, Pancasila dan kenormalan manusia. Tolak!" tulisnya lagi.
Sebelumnya, Cholil Nafis juga dengan tegas menyebut bahwa dalam UUD 1945 dan Pancasila tidak membenarkan tentang LGBT.
"Jadi kalau laki-laki pasangan sama laki-laki itu tidak punya reasoning sedikitpun yang memperbolehkan," ujarnya dikutip dari laman resmi MUI.
Pihaknya meminta pemerintah untuk tegas melarang rencana para aktivis dan komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta.
Baca Juga: Meta Meluncurkan Threads: Pesaing Baru untuk Twitter
Kendati belum ada aturan, namun menurutnya pelarangan tersebut bisa dilakukan berdasarkan aspirasi dan norma yang berlaku.
"Karena itu sudah tidak benar, maka tidak boleh dikampanyekan. Orang-orang yang terkena, pemerintah berkewajiban untuk menormalkan, meluruskan. Kami sebagai warga negara dan tokoh agama juga berkewajiban untuk meluruskan," tandasnya.
Kabar mengenai pertemuan komunitas LGBT se-ASEAN di Jakarta digelar pada 17-21 Juli 2023. Informasi tersebut sempat dibagikan akun Instagram @aseansogiecaucus sebelum akhirnya dihapus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rice Cooker Cosmos Ada Berapa Ukuran? Ini Daftar Lengkapnya untuk Keluarga Muda dan Pebisnis
-
5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen Lokal Terbaik Tanpa Whitecast dan Efek Kusam sesuai Review
-
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan
-
Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya
-
Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera
-
Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu
-
9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot