Shin Tae-yong terkenal sebagai pelatih yang memaksimalkan pemain muda untuk bermain di Timnas Indonesia senior.
Bahkan kekuatan Timnas Garuda saat ini mayoritas bertumpu pada para pemain muda yang usianya di bawah 23 tahun.
Hanya saja, Timnas Indonesia selama ini masih terkendala dengan tumpulnya lini depan yang berakibat pada hasil yang kurang maksimal.
Salah satunya saat melawan Palestina dalam FIFA Matchday di Surabaya bulan lalu. Deretan penyerang yang diturunkan tak satupun yang mampu membobol gawang lawan.
Meski demikian, penyerang muda naturalisasi Rafael Struick yang diturunkan melawan Palestina dan Argentina menuai decak kagum.
Kini beredar video yang berisikan Shin Tae Yong sedang menilai sejumlah aksi para pemain mulai dari bek hingga striker.
Duduk di sebuah bangku di pinggir lapangan, Shin Tae Yong mengamati dengan serius satu per satu aksi pemain.
Bermula dari pengamatan Shin Tae Yong pada seorang pemain belakang melakukan aksi memukau dengan melakukan super save.
Tepuk tangan Shin Tae Yong pun terlihat saat pelatih asal Korea Selatan itu melihat aksi hebat tersebut.
Baca Juga: Tolak Serahkan Ponsel, Pemuda di Jaktim Dibacok Begal, Luka di Kepala
Padahal, terlihat bola sudah hampir memasuki gawang dan dengan cepat si pemain belakang menyapu bola dan hal itu ia tunjukkan pada Shin Tae Yong.
Namun tepuk tangan yang berbeda diberikan oleh Shin Tae Yong saat ia melihat seorang striker dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang dengan sekali sentuh.
Bola datang ke arah striker dengan tanpa pengawalan dan dengan mudah saat ia mencetak gol, dan reaksi Shin Tae Yong begitu senang.
Bahkan dalam video tersebut, Shin Tae Yong memberikan tepuk tangan sambil berdiri dan kemudian mengepalkan tangan serta mengatakan sesuatu.
Namun harus diketahui video Shin Tae Yong tersebut adalah video pendek yang memperlihatkan reaksi dirinya melihat pemain.
Melihat video Shin Tae Yong tersebut banyak fans yang menilai itu adalah kondisi pemain Timnas Indonesia.
Pemain Timnas Indonesia di bawah Shin Tae Yong sangat bagus di belakang namun tak memiliki striker murni yang berkualitas.
"Ini sebuah sarkas , coach butuh striker tajam," tulis @fiki_jumper221 terhadap video Shin Tae Yong tersebut.
"Tak perlu banyak gaya,yg ptg goal " @hary.nabihan25.
Shin Tae Yong pernah dengan terang-terangan menginginkan striker berkualitas yang bisa dimiliki oleh Timnas Indonesia.
Maka Shin Tae Yong juga berharap ada striker grade A dari jalur keturunan yang bisa didapatkan oleh PSSI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak