Sandiaga Uno telah menyerahkan keputusan mengenai dukungannya sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2024 kepada ketua umum partai politik.
"Saya sebelumnya pernah menjadi calon wakil presiden, meskipun belum diberikan amanah, saya pasti akan berusaha. Namun, keputusan berada di tangan ketua partai politik. Saya tidak ingin berspekulasi," ujar Sandiaga Uno dikutip, Kamis (13/7/2023).
Ia menekankan bahwa dinamika politik menjelang Pemilu 2024 harus dihadapi dengan semangat dan kegembiraan.
Selain itu, ia meminta masyarakat untuk memahami bahwa kontestasi demokrasi harus dilakukan tanpa memecah belah persatuan masyarakat Indonesia.
"Jangan sampai politik ini akhirnya menjadi ajang yang memecah belah kita," tambahnya.
Menurut Sandiaga, Pemilu 2024 harus dianggap sebagai kesempatan untuk membangun Indonesia bersama-sama. Oleh karena itu, terlepas dari keputusan mengenai calon presiden dan calon wakil presiden, sangat penting untuk mendorong dan terus bergotong royong dalam membangun Indonesia.
"Jadi salah satu bentuk membangun Indonesia adalah dengan fokus pada solusi ekonomi dan mendengarkan kebutuhan masyarakat, seperti memberikan saran, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan dukungan modal," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek
-
Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
-
Duh! 100 Dapur MBG Fiktif Ditemukan di Cilacap, Ada yang Berlokasi di Tengah Hutan hingga Makam
-
Nadiem Sebut Pengadaan Chromebook Darurat Gegara Covid-19: Guru Teriak Minta Laptop
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu
-
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
-
Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan