Jelang ditutupnya jendela bursa transfer pemain BRI Liga 1 2023/2024, kabar mengejutkan datang dari Borneo FC. Penyerang andalannya hangkang dan memilih berkarier di Chinese Super League (CSL).
Penyerang andalan Borneo FC Matheus Antonio de Souza Pato alias Mateus Pato keluar dari klub yang bermarkas di Kota Samarinda itu dan memilih berkiprah di negeri tirai bambu.
"Kami sudah melihat tanda-tanda kepergian Pato sejak menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta sebelum Liga 1 dimulai," kata Manajer Borneo FC Dandri Dauri dikutip dari ANTARA pada Rabu (20/7/2023).
Saat itu, lanjut Dandri, seorang agen pemain meminta Pato untuk bergabung dengan tim di liga China, namun tawaran tersebut ditolak manajemen karena Pato adalah striker yang sangat diandalkan klub saat ini.
“Kami menolak permintaan agen tersebut dengan alasan sudah melakukan persiapan menuju Liga 1 dan sudah sulit mendapatkan pemain baru sekelas Pato,” jelas Dandri.
Pemain asal Brazil itu sudah semusim bergabung dengan tim berjuluk "Pesut Etam" dan menjelma sebagai bintang baru bagi suporter Borneo FC karena kepiawaiannya dalam mencetak gol dan membawa kemenangan tim.
Penampilan Pato di Liga Indonesia pun cukup mengejutkan karena mampu menjadi pencetak gol terbanyak di musim kompetisi 2022/2023 atau di musim pertamanya bersama Borneo FC.
Danri menegaskan rencana kepindahan Pato itu sempat meredup saat Liga 1 mulai berjalan karena striker tersebut sempat menjalani tiga pertandingan bersama Borneo FC.
Namun, usai laga menghadapi Persis Solo, secara mengejutkan Pato kembali meminta izin untuk pergi dari Kota Samarinda. Laga melawan Persis Solo pun menjadi penampilan terakhir Pato membela klub.
Baca Juga: Profil Kim Tae Hee, Pemeran Moon Joo Ran di Drama Lies Hidden In My Garden
"Kami sudah berusaha mempertahankan tetapi Pato memutuskan pergi. Jadi ini bukan karena kami ingin melepas tapi murni Pato yang menginginkannya,” tegas Dandri.
Nilai transfer serta gaji tinggi dari tim Tiongkok diduga menjadi salah satu alasan Pato meninggalkan Borneo FC.
Namun satu hal yang disesalkan adalah kepergian Pato terjadi saat bursa transfer pemain sudah akan berakhir yaitu pada 29 Juli.
Kepergian Pato membuat Borneo FC kini hanya menyisakan satu striker yakni Nur Hadianto di saat klub menjalani persiapan laga kandang menjamu Barito Putra.
“Saat ini kami masih punya pemain asing yang bisa dimainkan sebagai striker. Jelle Goselink menjadi alternatifnya karena kami tidak mungkin mendapatkan pemain pengganti dalam waktu singkat saat bursa transfer hampir berakhir,” jelas Dandri.
Berita Terkait
-
Meski Tanpa Luis Milla, Marc Klok Optimis Persib Bandung Bisa Berikan Kemenangan di Kandang PSM
-
Catatan Rekor PSIS Semarang Saat Hadapi PSS Sleman, Lima Kali Menang dan Satu Kali Kalah, Peluang ke Puncak Klasemen Terbuka Lebar
-
Profil Yudi Nurcahya, Wasit Indonesia Berlisensi FIFA yang Punya Gelar Magister Pendidikan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan