Hubungan Dewi Perssik dengan mantan suaminya Saipul Jamil semakin memanas. Keduanya terlibat saling serang di media sosial.
Saipul Jamil beberapa waktu melalui siaran live di akun media sosial miliknya membongkar sifat Dewi Perssik. Dia menyebut, sang biduan pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) saat mereka masih berstatus suami istri.
Tidak hanya itu saja, Saipul Jamil juga pernah dipaksa berhubungan badan saat meski masih menstruasi.
Soal KDRT, Dewi Perssik menanggapi tudingan KDRT yang dilontarkan Saipul Jamil. Dengan menghapus riasan make up di wajah, pedangdut asal Jember itu menuturkan kronologi sebenarnya.
"Duh sejak kapan perempuan kayak sekecil gue ibaratnya bisa KDRT laki-laki, kalo gue nemuin dia ma laki-laki lain, gue tendang dia," kata Dewi Perssik dikutip dari video yang diunggah akun Tiktok keluargakecildijerman.
Dewi Perssik memang tidak secara terang-terangan mengakui soal KDRT yang dimaksud Saipul Jamil. Namun, secara tersirat dia menyampaikan pernah melakukan sesuatu kepada mantan suaminya tersebut.
"Bayangin gue pernah melihat mantan gue lagi hap-hapan ama cowok, ya gue tendang lah," katanya.
Hanya saja, Dewi Perssik tidak menjelaskan secara rinci mengenai kejadian Saipul Jamil hap-hapan dengan cowok.
Namun, dia mengungkapkan tendangan yang dilakukan itu untuk menunjukkan bahwa dirinya tidak lemah. "Sorry gue bukan perempuan lemah soalnya," jelasnya.
Baca Juga: Contoh Proposal Kegiatan 17 Agustus di Masyarakat untuk Acara HUT RI Ke-78
Unggahan tersebut langsung mendapat banyak komentar dari warganet. "Perang dimulai," celetuk salah satu warganet.
"Itu dia ngomong TENDANG TENDANG dia katanya dia gk KDRT," seloroh warganet lain.
"Mana yang bener ini, lebih baik ketemu biar saling mengingat masa lalu," timpal warganet yang berbeda.
Beberapa ada yang mendukung Dewi Perssik, mengingat masa lalu Saipul Jamil yang pernah terseret masalah hukum dengan kasus serupa.
"Kalo dari jejak digital, aku sih 100% percaya Mami," tulis seorang warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Ironi Berdarah Gajah Tesso Nilo: Dibantai di Hutan, Berakhir di Tangan Mafia Solo
-
Ratusan Warga Padati Kediaman Dubes Iran, Gelar Doa Bersama dan Petisi atas Wafatnya Ali Khamenei
-
Detik-Detik Mobil APV Dihantam Batu Besar di Jalur PacitanPonorogo, Begini Nasib Pengemudi
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
-
Berapa Harga MacBook Neo di Indonesia? Laptop Termurah Apple Akhirnya Rilis
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Aktivitas Gunung Marapi Stabil, Ini Penjelasan Badan Geologi
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!