/
Minggu, 30 Juli 2023 | 14:30 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan usai meninjau harga dan pasokan barang kebutuhan pokok di Pasar Peterongan, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/4/2023). ([ANTARA])

Ketum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebutkan bahwa arah politik partai tersebut akan diumumkan pada 31 Agustus mendatang.

Seperti diketahui, PAN tak kunjung memutuskan arah politik menjelang Pemilu 2024. Di sisi lain keputusan untuk menentukan langkah politik menunggu bagaimana pemerintah Presiden Joko Widodo  (Jokowi).

"Nantilah, kan Agustus masih 31 hari," ungkapnya dikutip dari Suara.com, Minggu (30/7/2023).

Di sisi lain, dugaan dukungan penuh PAN akan mengikuti arahan dari Presiden Jokowi.

"Yang jelas, lihat sampai tangga 31 Agustus," ujar Menteri Perdagangan itu.

Di sisi lain Waketum PAN, Viva Yoga akan mendukung langkah yang dipilih Jokowi dalam Pemilu 2024 mendatang. Kuat dugaan, Jokowi akan mendukung partai yang berkoalisi dengan pemerintahnya saat ini.

"Secara moral dan spiritual beliau akan mendukung calon yang berasal dari koalisi partai politik pemerintah. Karena calon terpilih ini diharapkan mampu melanjutkan program pembangunan ke depan," kata dia.

Kendati begitu, Viva Yoga menyimpulkan, bahwa Jokowi tak serta merta akan menyebut salah satu capres yang ia dukung.

Ia mengungkapkan bahwa Presiden, lebih memberikan peran berupa Jokowi's Effect kepada salah satu yang ia dukung.

Baca Juga: Disinidir Duet Airlangga-Zulhas bakal Kalah Telak di Pilpres 2024, PAN: Kita Bisa Kerja All Out untuk Naikkan Elektabilitas

"Dukungan Presiden Jokowi ke bakal calon itu dengan memberikan Jokowi's Effect kepada salah satu pasangan calon (paslon). Jokowi's Effect ini tentu meningkatkan elektoral pasangan tersebut ke depan," sebut dia.

Seperti diketahui, PAN sendiri masih memberikan manuver kecil antara dua capres yang bakal maju di Pemluk 2024. Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto adalah sosok yang terus menjalin komunikasi.

Tak hanya itu, PAN bahkan berulang kali merekomendasikan Erick Thohir untuk menjadi cawapres baik ke Prabowo Subianto bahkan Ganjar Pranowo.

Load More