Persib Bandung berambisi memetik kemenangan pertama di laga kandangnya pada Liga 1 2023/2024 saat menjamu Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 13 Agustus 2023, mulai pukul 15.00 WIB.
Namun, Persib Bandung membutuhkan perjuangan ekstra untuk mengamankan kemenangan pertama di kandang ini. Selain Barito Putera sedang on fire, skuat Maung Bandung juga terancam tak diperkuat sejumlah pemain pilar dengan berbagai alasan.
Pemain tersebut antara lain Reky Rahayu, Kakang Rudianto, Frets Butuan yang baru kembali dari panggilan kedinasan, Robu Darwis dipanggil pemusatan latihan Timnas U-23, serta Ciro Alves, Marc Klok dan I Putu Gede Juni Antara yang terkena sanksi Komisi Disiplin PSSI.
Namun, untuk ketiga pemain yang terkena sanksi larangan bertanding, Persib Bandung sedang mengupayakan banding. Karena itu, pelatih Bojan Hodak mengaku belum bisa memutuskan pemain yang akan diturunkan di pertandingan menghadapi Barito Putera.
"Saya tidak punya petunjuk siapa yang bisa bermain dan tidak. Mereka (PSSI) menyatakan kepada publik bahwa beberapa pemain kami dihukum tidak boleh bermain. Saya mendapat suratnya baru tadi pagi," kata Bojan, seperti dikutip dari laman klub.
Meski begitu, Bojan mendpatkan kabar gembira karena dua bek asingnya, Alberto Rodriguez dan Nick Kuipers bisa kembali bermain. Menurutnya, dua pemain tersebut memiliki peran cukup besar di Persib Bandung.
"Ini hal yang bagus untuk saya karena di pertandingan sebelumnya kami jelas kehilangan mereka. Di pertandingan besok, kami punya pilihan lebih baik dan saya, percaya kami akan lebih kuat dalam hal pertahanan," ujarnya.
Persib Bandung saat ini berada di peringkat 16 dengan koleksi 7 poin. Sejauh ini, Pangeran Biru mencatatkan 1 menang, 4 imbang dan 2 kali kalah.
Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan telah menyiapkan antisipasi terhadap tim Pangeran Biru yang ia yakini akan tampil dengan motivasi berlipat di pertandingan.
Barito Putera menempati peringkat ketiga di klasemen sementara Liga 1 2023/2024 setelah mampu meraup 13 poin. Berbeda dengan Persib, Laskar Antasari mampu meraih kemenangan di dua pertandingan terakhirnya.
"Dalam dua pertandingan sebelumnya, Persib bermain sangat agresif, apalagi main di kandang tentu hasil kurang memuaskan kemarin akan mereka coba implementasikan dengan penampilan yang baik di pertandingan nanti," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati