Dukungan Partai Politik di Parlemen untuk menghadapi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden pada pesta demokrasi 2024 tampak semakin terang.
Pasalnya, terbaru, Partai Golkar dan PAN memutuskan untuk merapat ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Padahal, sebelumnya Golkar dan PAN berada di Koalisi Indonesia Bersatu.
Terkait dengan adanya tambahan dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai bakal Capres 2024 itu, Gibran Rakabuming Raka, yang sebelumnya diisukan bakal jadi Cawapres Prabowo, turut membuka suara.
Alih-alih menanggapinya, Gibran justru merendah dan mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki kapasitas untuk mengomentari dukungan apa pun terhadap Prabowo Subianto.
Ia menyebutkan, dirinya bukan siapa-siapa untuk bisa memberikan komentar terhadap sikap Golkar dan PAN yang memutuskan bergabung dengan koalisi KKIR, mengusung Prabowo sebagai bakal Capres 2024.
“Loh, ya jangan tanya saya dong. Saya kan bukan siapa-siapa. Ini apa-apa isu kok dilempar ke saya tuh saya bisa apa? Ketua partai bukan, siapa-siapa bukan,” ujar Gibran Rakabuming, dikutip dari unggahan @hansipsenior.
“Saya tidak dalam kapasitas untuk mengomentari itu ya, saya ini bukan siapa-siapa,” tukasnya.
Mendapati jawaban Gibran tersebut, warganet justru kembali mengingatkan soal sejarahnya dengan Ganjar Pranowo. Mereka menilai jawaban Gibran tersebut hanya ingin mengamankan dirinya.
“Mas Gibran bukan siapa2 berarti bebas pilihan,” ujar @andilaw.
Baca Juga: Buntut Konten Makan Es Krim Vulgar, Oklin Fia Dilaporkan Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia
“Mas Gibran, jawabanmu aku dah paham,” tutur @mamndarsono88.
“Jangan lupa dgn sejarah pak Gibran,” timpal @sontibakara.
“Sejarah Prabowo dikalahkan 2 kali sama bapak e Mas Gibran,” tulis @tataaa.
“Main saave aja, Ganjar ok Prabowo ok,” timpal warganet yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Cuma Soal Kuota Hangus, Putusan MK Dorong Operator Lebih Aktif "Mendidik" Konsumen
-
Apakah Extrait de Parfum Tahan Lama? Ini 5 Pilihan yang Bisa Dibeli di Minimarket
-
7 Cara Mengetahui Motor Bekas Pernah Turun Mesin, Cek Baut dan Lem Paking Termasuk
-
Jangan Hanya Kejar Cuan, Investor Perlu Miliki Strategi dan Manajemen Risiko
-
Kenali Fitur Pusat Bantuan BRImo untuk Akses Kontak Resmi
-
5 Sepatu jalan Terbaik untuk 10 Ribu Langkah per Hari, Nyaman dan Anti Pegal-pegal
-
Gus Yaqut Diduga Terima Uang USD 271.500 dari Kasus Kuota Haji
-
Erick Thohir Tantang John Herdman Bangkit: Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Fresh Graduate vs AI: Kena Mental Sebelum Sempat Punya Pengalaman Kerja?
-
Kecelakaan Maut di Tulungagung, Truk Tabrak Motor, Dua Pemuda Tewas