Masa depan Aji Santoso saat ini masih memunculkan tanda-tanya usai tak lagi menjadi pelatih Persebaya Surabaya.
Kemudian, rumor ke mana juru taktik berusia 53 tahun itu berlabuh mulai menimbulkan beragam pertanyaan dari pecinta sepak bola.
Salah satunya kabar jika pelatih berlisensi AFC Pro itu menjadi juru taktik baru Arema FC yang lowong usai ditinggal I Putu Gede Swisantoso dan Joko 'Gethuk' Susilo.
Terbaru, Aji Santoso juga mulai dikait-kaitkan dengan klub Persis Solo.
Tim Laskar Sambernyawa saat ini dalam kondisi inkonsisten hingga terdampat ke papan bawah BRI Liga 1 2023/2024.
Penampilan naik turun itu membuat posisi pelatih Leonardo Medina mulai digoyang jika tak segera mampu menangkan performa tim Kota Bengawan.
Jika nantinya bergabung, berikut ini 3 alasan Aji Santoso bisa jadikan Persis Solo tim menakutkan di BRI Liga 1:
1. Keberadaan Chairul Basalamah
Pertama tentu keberadaan Chariul Basalamah sebagai manajer Persis Solo.
Baca Juga: Rayakan Ultah ke-40, Ruben Onsu Dapat Balon dan Kue Spesial dari Fans
Sosok yang akrab disapa Abud itu menggantikan posisi yang ditinggalkan Erwin Widianto sehingga lowong sejak awal musim.
Kebetulan Abud merupakan mantan manajer Persebaya Surabaya dan pernah bekerja sama dengan Aji Santoso.
Dengan sudah paham luar dalam, kolaborasi keduanya dinilai mampu mengangkat lagi performa tim Persis Solo.
2. Ahli Dewa Penyelamat
Bukan hal baru jika Aji Santoso menjadi sosok pendongkrak tim yang sedang terpuruk saat dirinya masuk di tengah kompetisi.
Bahkan sejumlah suporter menjuliki pelatih berusia 53 tahun itu sebagai dewa penyelamat.
Momen paling spesial tentu saat Aji Santoso masuk di pertengahan musim menggantikan pelatih Arcan Iurie saat Persebaya bermain di Divisi Utama 2020.
Dari performa yang hancur-hancuran, Persebaya justru mampu dibawanya naik kasta ke Liga Super Indonesia setelah laga play-off mengalahkan PSMS Medan.
3. Banyak Pemain Muda
Faktor lain yang membuat Aji Santoso bakal membawa Persis Solo tampil garang adalah banyaknya pemain-pemain muda.
Tak hanya sebagai pelengkap, keberadaan pemain muda saat ini justru merupakan pemain pilar tim Laskar Sambernyawa.
Sebut saja Irfan Jauhari, Ramadhan Sananta, Pancar Nur, Faqih Maulana, Rendi Sanjaya, Kanu Helmiawan, Althaf Indie hingga Zanadin Faris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Takdir dalam Seragam Putih
-
Biar Cerah, Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Blush On Warna Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Dalam Perjalanan Pulang
-
3 Hari Saja! Promo Alfamart Sambut Ramadhan 2026, Kurma hingga Sirup Diskon Besar
-
Umumkan Sekuel, Ini Sinopsis Pelangi di Mars Film Sci-Fi Indonesia Pertama dengan Teknologi XR
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Apakah Mobil Hybrid Perlu Dicas? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dengan Harga Terjangkau
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Keteguhan Perempuan dalam Sunyi: Membaca Realisme Sosial dalam Novel Mirah
-
Sunscreen yang Bagus untuk Kulit Berjerawat Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi dengan Zinc Oxide