Konflik dalam dunia selebritas kini muncul dari grup band Radja yang secara resmi melaporkan kanal YouTube milik penyanyi Anji, yakni Dunia Manji. Hal tersebut lantaran grup band legendaris Tanah Air itu merasa dirugikan dengan salah satu kontennya.
Bukan hanya dihujat belaka, band Radja mengaku hingga diboikot di sejumlah daerah dan terancam putus kontrak endorsement. Konten Dunia Manji yang dimaksud dalam laporan band Radja itu adalah podcast bersama Ipay.
Dalam kesempatan podcast tersebut, Ipay menegaskan bahwa lagu yang membuat nama band Radja itu melambung adalah ciptaannya. Lantaran pernyataan itulah, grup band Radja disebut maling.
Karena persoalan itu, Dunia Manji dilaporkan oleh grup band Radja bersama kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
“Kami melaporkan akun YouTube Dunia Manji, karena dari sinilah asal muasal atau pangkalnya kegaduhan terjadi, yang menyebabkan klien kami, band Radja itu diboikot,” ujar Sunan Kalijaga.
Pihak manajemen Radja merasa dirugikan dari keuntungan yang didapatkan oleh akun YouTube Dunia Manji.
“Mereka dapat keuntungan, klien kami dapat kerugian. Sehingga, ada pemboikotan di beberapa wilayah, kota-kota, lalu hamper saja ada beberapa sponsor yang mau membatalakan,” lanjutnya.
Melalui pelaporan ini, manajemen band Radja ingin membersihkan nama baiknya. Sehingga, hal itu diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan orang lain terhadap band Radja.
“Ada beberapa dugaan pelanggaran pidana, baik pidana umum maupun pidana khusus yang kami sedang kaji. Dan tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat kami juga akan melakukan upaya hukum yang sama,” tutur Sunan Kalijaga.
Baca Juga: Datang Bersama Menuju Ruang Sidang, Rendy Kjaernett Dorong Kursi Roda Lady Nayoan
“Artinya melaporkan pihak-pihak dirasa sangat merugikan majaeman grup band Radja,” lnajutnya.
Menurutnya, sikap Anji yang mengunggah hasil podcast tersebut tanpa diedit untuk mendapatkan keuntungan pribadi itu tidak etis.
“Bayangkan nggak, grup band Radja, manajemen dan keluarga mendapatkan apa. Jadi, saya rasa juga terlalu jauh, karena saya melaporkan bukan untuk kedamaian,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Kronologi Lengkap Helikopter PK-CFX: Dari Menukung hingga Jatuh di Hutan Ekstrem Sekadau
-
Film Crocodile Tears Angkat Keluarga Toxic: Penuh Cinta Tapi Menyekap
-
Jadwal Astra Honda Dream Cup 2026: Hadir di 3 Kota Besar, Vario 160 Masuk Lintasan
-
Menara Galata Tampilkan Sejarah dan Daya Tarik Wisata Istanbul
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!