Tanggal 17 Agustus 2023 besok diperingati oleh Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 bisa menjadi momen yang tepat bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat bersejarah di Jogjakarta.
Jogjakarta memiliki beberapa tempat bersejarah yang sayang untuk dilewatkan. Sehingga di Hari Kemerdekaan besok, Anda bisa merayakannya dengan berkunjung ke tempat bersejarah yang ada di Kota Pelajar tersebut. Berikut beberapa rekomendasinya.
1. Benteng Vredeburg
Terletak di Kota Jogja, bangunan ini dulunya digunakan sebagai markas Belanda untuk memantau kegiatan di dalam Keraton Yogyakarta. Namun, kini benteng tersebut menyimpan informasi sejarah Indonesia khususnya saat kemerdekaan.
Di museum ini ada diorama Kongres Boedi Oetomo, diorama pelantikan Soedirman sebagai Panglima Besar TNI, mesin ketik Surjopranoto, kendil yang digunakan oleh Soedirman, dokumen Soetomo, dan sebagainya.
Monumen Jogja Kembali (Monjali) adalah sebuah monumen yang dibangun untuk memperingati kembalinya Yogyakarta sebagai ibu kota Indonesia, setelah sempat direbut oleh Belanda pada 1949 silam.
Monumen ini berbentuk kerucut menyerupai tumpeng. Museum ini memiliki koleksi sekitar 1.108 benda bersejarah, seperti miniatur, replika, kendaraan, senjata api, senjata tradisional, foto dokumentasi, relief, diorama seputar peristiwa kemerdekaan Republik Indonesia dan lain sebagainya.
3. Museum Sasmitaloka
Baca Juga: Prabowo Jadi Presiden, Anak SD Sampai SMA Dapat Makan Siang dan Susu Gratis
Jenderal Soedirman memiliki peran penting dalam kemerdekaan Republik Indonesia, dan Anda bisa mengunjungi Museum Sasmitaloka untuk mengingat kembali perjuangannya. Salah satu tempat bersejarah di Jogja yang bisa dikunjungi saat momen hari kemerdekaan ini, dahulunya merupakan rumah dinas resmi Jenderal Soedirman.
Museum Sasmitaloka memiliki sejumlah koleksi, antara lain patung-patung Jendral Soedirman, koleksi persenjataan dan berbagai piagam penghargaan, peralatan dan seragam Jenderal Soedirman, termasuk replika tandu yang digunakan saat perang gerilya.
4. Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949
Sesuai namanya monumen ini akan membawa Anda pada peristiwa bersejarah tersebut. Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan sebuah respons atas Agresi Militer Belanda II yang menjadikan Yogyakarta sebagai sasaran utamanya.
Pasalnya saat ini ibukota Indonesia dipindahkan ke Jogja sehingga Belanda menyerang kota tersebut. Monumen ini bisa kalian kunjungi untuk mengingat kembali situasi perjuangan TNI dan rakyat Indonesia melawan penjajah.
Demikian informasi mengenai 4 tempat bersejarah di Jogja yang bisa dikunjungi saat momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga menginspirasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya