Baru-baru ini, nama Marselino Ferdinan menjadi sorotan para penggemar sepak bola Tanah Air. Pasalnya, pemain klub Liga Belgia, KMSK Deinze itu disebut-sebut bakal dibidik Timnas Indonesia untuk memperjuangkan Piala AFF U-23 2023 yang sedang berlangsung.
Seperti diketahui, usai mundurnya Titan Agung dan Komang Teguh dari skuad Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF, Garuda Muda nekat bermain hanya dengan 21 pemain terdaftar. Oleh karena itu, nama Marselino Ferdinand pun mencuat, diisukan bakal menggantikannya.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Marselino Ferdinan dan bagaimana rekam jejaknya di dunia sepak bola?
Profil Marselino Ferdinan
Marselino Ferdinan merupakan pemain sepak bola profesional asal Indonesia yang kini bermian sebagai gelandang serang tim Divisi Pertama B Belgia, Deinze dan Timnas Indonesia.
Pemilik nama lengkap Marselino Ferdinan Philipus itu mengawali kariernya dengan bergabung bersama Persebaya Surabaya pada tahun 2021. Gelandang 18 tahun itu merupakan salah satu jebolan kompetisi Internal Persebaya.
Debutnya pada tahun pertama itu kemudian membuatnya meraih penghargaan sebagai pemain muda terbaik dan masuk ke dalam 60 talenta muda The Guardian.
Dikenal sebagai pemain lincah dan mampu mencetak gol dari luar kotak penalti, Marselino mencetak gol pertamanya saat laga Persebaya vs Arema pada November 2021.
Hanya berselang dua tahun, Marselino Ferdinan kemudian resmi bergabung dengan klub Callenger Pro Leagur, KMSK Deinze dengan kontrak satu setengah tahun.
Baca Juga: Wanita Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit Rokan Hilir, Ditusuk Suami Berkali-kali
Sementara itu, kariernya bersama Timnas diawali dengan membela Timnas U-17 saat laga melawan Vietnam pada Kejuaraan Remaja U-16 AFF. Pada kejuaraan itu pula gol pertamanya dicetak dan membawa kemenangan untuk Indonesia.
Oktober 2021, Merselino kemudian dipanggil untuk bergabung dengan Timnas U-23. Debut pertamanya dengan Timnas U-23 adalah saat laga persahabatan melawan Tajikistan dan Nepal jelang Kualifikasi Kejuaraan U-23 AFC 2022.
Marselino kemudian dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Indonesia Senior pada Januari 2022 untuk pertandingan persaahabatan di Bali oleh Shin Tae-Yong.
Berita Terkait
-
Kadek Arel Jadi Sorotan di Piala AFF U-23 2023 Usai Timnas Indonesia Dikalahkan Malaysia, Ini 3 Faktanya
-
Seberapa Besar Potensi Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2023 Usai Dikalahkan Malaysia?
-
Rekor Timnas Indonesia U-23 Bisa Rusak Jika Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2023, Salah Shin Tae-yong?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Ruang Kerja Bupati Langkat Disegel KPK
-
Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur
-
3 Sepatu Lari Wanita ANTA Terlaris di Shopee, Simak Penilaian dari Pembeli
-
Apakah Pakai Sunscreen Harus 2 Ruas Jari? Ini 3 Rekomendasi Tabir Surya SPF 50 Terbaik
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah
-
Penjual Shopee Bakal Kena Potongan Pajak 0,5% Per Agustus 2026, Ini Cara Biar Tetap Bebas Pajak!
-
Piala Dunia: Euforia Sepak Bola atau Jerat Judi dan Pemerasan Ekonomi?