Beberapa hari yang lalu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menemui sejumlah wasit wanita di Indonesia. Ia pun mendeklarasikan bahwa dirinya mendorong untuk memperbanyak wasit wanita.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Erick Thohir dalam unggahan akun Instagram pribadinya. Dalam kesempatan itu, ia bertemu dengen sejumlah wasit yang turut meninjau seleksi Timnas U-17, di antaranya adalah Nilam, Imelda, dan Sarah.
“Sejak awal menjadi Ketua PSSI, saya memang mendorong jumlah wasit wanita semakin banyak,. Ke depan mereka juga mmemiliki kesempatan yang sama memimpin pertandingan di level profesional,” tulis Erick Thohir
Erick Thohir meyakini bahwa wasit wanita Indonesia akan dapat memimpin di level pro dan Liga 1. Namun, pernyataan Erick Thohir itu justru menuai beragam kontroversi.
Alih-alih mendukung pernyataan Erick Thohir tersebut, tak sedikit warganet yang justru kontra.
Selain mempertimbangkan aspek masih lemahnya wasit laki-laki di Indonesia, juga karena janji-janji Erick Thohir sebelumnya terkait Liga Putri.
“Berat ni, nanti kalo keputusannya salah, dia gak mau disalahin, karena wanita tak pernah salah,” tutur @edgarfatahlilla, dikutip dari unggahan @pengamatsepakbola.
“Pake bapak-bapak aja sering kesalahan apalagi wanita disalahin gak mau,” timpal @chant.jakartafootball.
“Dorong wasit wanita, mana liga putrinya? Mana liga kelompok usianya, janji palsu omong tok! Nyatane semua kompetisi tersebut terselenggara di jamannya pak edy rahmayadi,” ungkap @muhaa.asli.
Baca Juga: Lakukan Perlawanan, Ipay Punya Bukti Band Radja Gunakan Lagu Cinderella Tanpa Izin
“Dari pada mikirin wasit wanita, mending pikirin tu gimana EPA dan Liga Putri bisa berjalan lagi. Makin ke sini makin beda aja,” tutur @mediapersija.
“Pak, itu Pelatih asing cari makan di indo gimana kabarnya? Aman,” celetuk
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak