Persebaya sukses mencuri satu poin dari tuan rumah PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 2023/2024. Bertanding di hadapan puluhan ribu pendukung tim lawan, Reva Adi dkk mampu membendung serangan Super Elang Jawa hingga skor berakhir 0-0.
Dalam laga di Stadion Maguwoharjo itu, PSS Sleman mendominasi permainan dengan 60 persen penguasaan bola. Sementara Bajol Ijo hanya 40 persen. Meski demikian, Pelatih Caretaker Persebaya Uston Nawawi bersyukur dengan hasil imbang ini.
”Mencuri poin di kandang lawan tentu bukan hal mudah, saya yakin satu poin ini sudah maksimal. Perjuangan rekan-rekan sangat luar biasa,” kata Uston saat konferensi press.
Sepanjang 90 menit pertandingan, Bajol Ijo praktis fokus bertahan. Beberapa kali mendapatkan momentum melakukan serangan balik. Namun, tidak mampu tercipta peluang emas. Memasukkan Wildan Ramdhani menggantikan Ferdinand Sinaga di babak kedua tidak cukup berhasil meningkatkan serangan balik.
Menurut Uston, permainan Persebaya sebenarnya sudah sesuai game plan. Buktinya, Persebaya kembali membukukan clean sheet. Namun, dari sisi transisi menyerang memang tidak seperti yang direncanakan.
”Itu yang harus kami perbaiki lagi, game plan-nya kami berusaha mencuri melalui counter attack, tetapi hari ini kita gagal. Tetapi harus diapresiasi kinerja pemain yang berhasil menciptakan clean sheet,” papar Uston.
Sementara itu, centre back Persebaya Kadek Raditya bersyukur kembali membukukan clean sheet. Menurutnya, itu tidak hanya kinerja pemain belakang, melainkan pemain tengah maupun depan yang aktif membantu pertahanan.
Dengan hasil ini, Persebaya tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir. Seluruhnya dalam komando Uston sebagai pelatih caretaker. Pada pertandingan berikutnya, Persebaya akan menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo Minggu nanti (3/9).
Baca Juga: Resmi! Arema FC Tunjuk Ayah Kapten Persebaya Sebagai Pelatih Kepala
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Akhir dari Pelarian Kiai Cabul, Ashari Diringkus di Wonogiri