Pelatih asal Portugal Fernando Valente secara resmi ditunjuk manajemen Arema FC menjadi pelatih kepala, yang akan memimpin skuad berjuluk Singo Edan ini mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
Manajer tim Arema FC Wiebie Dwi Andriyas dalam jumpa pers di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu mengatakan bahwa penunjukan Fernando Valente sebagai pelatih kepala Arema FC merupakan pilihan terbaik untuk mengangkat prestasi klub yang berusia 36 tahun tersebut.
"Kami umumkan secara resmi bahwa Fernando Velente sebagai pelatih kepala Arema FC," kata Wiebie.
Wiebie menjelaskan, Fernando Valente dinilai sebagai pilihan terbaik untuk mengarsiteki Arema FC karena dinilai tidak hanya mampu menangani sisi teknis klub, namun juga untuk mengangkat mental pemain pada tiap laga yang akan dilakoni.
Menurutnya, dengan kedatangan pelatih asal Portugal tersebut, diharapkan bisa memimpin skuad Arema FC agar bisa kembali bermain baik dalam kompetisi Liga 1. Saat ini, Arema FC berada di posisi juru kunci klasemen sementara Liga 1.
"Harapan kita, mudah-mudahan Valente bisa memimpin Arema FC sesuai harapan kita supaya bisa kembali ke puncak klasemen," katanya.
Sementara itu, Valente merasa cukup optimistis untuk bisa mengangkat prestasi Arema FC dengan dukungan seluruh awak tim termasuk suporter. Dukungan sangat dibutuhkan karena dirinya bukanlah pesulap yang bisa mengubah keadaan dengan sekejap.
"Saya bukan seorang pesulap dan saya tidak melakukan keajaiban untuk memenangkan pertandingan, saya seorang pelatih dengan ide yang jelas tentang bagaimana sepak bola harus dimainkan," kata ayah Ze Valente.
Valente menekankan kepada para pemain untuk memberikan usaha maksimal di lapangan. Hal itu sebagai bentuk penghormatan kepada korban yang meninggal dunia dalam peristiwa Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.
Baca Juga: Gustavo Almeida Tampil Ganas, Striker Arema FC Mulai Digoda
"Kami memiliki kerendahan hati untuk belajar dari kesalahan kami. Kami ingin menggunakan perilaku ini untuk memberi penghormatan kepada para korban Stadion Kanjuruhan karena jika tidak, mereka akan mati sia-sia," katanya.
Fernando Valente merupakan pelatih asal Portugal berusia 64 tahun. Valente pernah menjadi pelatih Liga 2 Portugal, Paredes, pada 2001/2002 dan 2009/2012. Selain itu juga pernah menjadi pelatih S.C. Espinho, Desportivo Aves, C.D. Santa Clara dan Varzim S.C. pada liga Portugal.
Valente juga berpengalaman untuk membesut klub asal Ukraina, Shakhtar Donetsk B pada 2019/2021. Klub terakhir yang diarsiteki ayah pemain Persebaya Ze Valente tersebut adalah Estoril U-23 pada Liga Portugal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking
-
Di Tengah Ketidakpastian Global, Generasi Muda Dipanggil Menjadi Pembawa Perubahan
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
-
Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa