Usaha dan kerja keras yang maksimal, sudah sangat ditunjukkan oleh para pemain penggawa Garuda pada laga final Piala AFF U-23, di Rayong Provincial Stadium, Sabtu (26/8/2023).
Bagaimana tidak, sepanjang 120 menit mereka berlari dan mencoba segala daya dan upaya untuk menggetarkan gawang Vietnam. Namun, takdir harus ditentukan dan berakhir dalam drama adu penalti.
Kemudian, pada akhirnya, tim U-23 Indonesia harus keluar sebagai runner-up Piala AFF U-23, seusai kalah adu penalti 6-5 (0-0) dari Vietnam.
Namun demikian, Kapten Timnas Indonesia Alfeandra Dewangga pun akhirnya memberikan komentar atas kekalahan itu.
"Menjadi seorang pemenang bukan hal yang mudah butuh pengorbanan serta kerja keras serta tanggung jawab dan kami seluruh team sudah melakukan apa yang kami punya....maaf hasil ini memang bukan yang baik dan kami harapkan...kami akan tetap melangkah dan melakukan pekerjaan yang lain dengan jauh lebih baik untuk kedepan nya," ujarnya dikutip dari media sosial Instagram pada Senin (28/8/2023).
"Terima kasih seluruh team yang sudah berjuang mulai dari awal hingga akhir saya bangga terhadap perjuangan ini dan terima kasih rakyat indonesia sudah mendukung dan mendoakan kami," tulis Dewangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi