Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan telah mengungkapkan ketidakkhawatirannya terhadap dukungan parlemen yang kurang kuat dalam skenario terpilih menjadi presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu adalah jawabannya saat mendapat pertanyaan dari seorang mahasiswa UI yang tertarik dengan potensi kesulitan dalam mengambil kebijakan akibat dukungan parlemen yang minim.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyoroti pentingnya substansi kebijakan. Dia menekankan bahwa kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat memiliki daya tarik yang kuat.
"Dengan begitu ada kemungkinan memungkinkan pemerintah untuk berkomunikasi dengan publik dan meminta dukungan publik demi kepentingan bersama," jelas dia dikutip dari Antara, Selasa (29/8/2023).
Anies menjelaskan bahwa ia yakin bahwa menjadi Presiden dengan dukungan partai yang minoritas mampu mengambil langkah besar ke depan. Meskipun harus bertarung dengan partai lain yang tak berkoalisi terhadap pihaknya.
Kondisi itu ia rasakan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Untuk diketahui, hanya dua partai yang mendukungnya dari sembilan partai yang ada di DPRD DKI Jakarta.
"Maka persuasi, gagasan yang kuat, argumen yang disusun dengan baik, serta pengumpulan data yang solid menjadi fondasi utama yang membuat kebijakan publik berhasil," jelas dia.
Keberhasilan ini mencerminkan komitmen pada kepentingan umum, bukan partisan. Anies Baswedan menggarisbawahi bahwa tanpa dukungan politik yang kokoh, kebijakan semacam itu sulit untuk diimplementasikan.
Selanjutnya, dia menekankan pentingnya data yang kuat, pendekatan ilmiah yang kokoh, dan perhatian yang tulus pada masyarakat dalam merumuskan kebijakan.
Baca Juga: Respon Wacana Duet dengan Ganjar Pranowo, PKS Tegaskan Anies Baswedan Capres Bukan Cawapres
"Jika tidak mempunyai data, tak ada scientific, dan tak berpihak pada masyarakat, maka sulit berjalan,"
Anies Baswedan saat ini mendapatkan dukungan dari tiga partai politik, yaitu PKS, Partai Demokrat, dan Partai NasDem, untuk pencalonan dalam Pilpres 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Sabtu 28 Februari 2026, Simak Waktu Sahur dan Berbuka
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
-
Nama Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar Belum Juga Diumumkan, Ini Sedikit Bocorannya
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan